Demo Tolak Omnibus Law Aman

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja tahap II oleh mahasiswa dan buruh di depan Balaikota Malang, Jawa Timur, Selasa (20/10/2020), berlangsung damai.

 

Pelaksanaan unras di kawasan Balikota Malang berjalan aman.

 

SETELAH berorasi di perempatan Rajabali Jl. Semeru, kemudian berjalan kaki ke arah gedung DPRD Kota Malang. Usai berorasi hingga sekitar pukul 17.00 WIB, kemudian massa membubarkan diri dengan tertib dan kondusif.

“Terima kasih dan apresiasi kepada teman -teman mahasiswa dan buruh dalam aksi pada hari ini. Mereka bisa tertib, teratur, dan mengikuti arahan. Bahkan, ketika usai,  mereka menyapa anggota kami dengan ramah,” terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Menurut Leo,  hal itu membuktikan bahwa aksi unjuk rasa tidak perlu ditakuti. Ia memberi apresiasi, karena kegiatan unras dapat berlangsung aman dan kondusif, tanpa terjadi kericuhan apapun.

” Yang penting bisa saling memahami, untuk bersama-sama saling menjaga keamanan. Sehingga tercipta, aksi yang  berlangsung aman, kondusif tanpa menimbulkan kericuhan,”lanjutnya.

Para pendemo melakukan orasi selama hampir dua jam di depan gedung DPRD Kota Malang, setelah berjalan kaki dari  perempatan Rajabali. Kemudian mereka membubarkan diri. Selanjutnya, massa bergerak kembali menuju ke titik kumpul, di kawasan Stadion Gajayana.  (aji/mat)