BP2D Pasang Tapping Box di Mesin Kasir Hotel dan Rumah Makan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, Jawa Timur, memasang Tapping Box (TP) di empat lokasi, Kamis (05/12/2019) siang. Tujuannya, untuk monitoring transaksi usaha online yang dipasang di mesin kasir, sehingga setiap transaksi di tempat usaha bisa terhitung.  Empat lokasi itu di antaranya Guest House Kertanegara, Hotel Amaris, Rumah Makan Kertanegara, dan Warung Subuh.

0

Petugas pajak dari Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, memasang tanda peringatan di salah satu papan rekalme saat pelaksanaan operasi gabungan.

 

PEMASANGAN TP tersebut, bersamaan dengan operasi gabungan sadar pajak oleh BP2D, Kamis (05/12/2019). “Kami pasang alat, di bawah tempat kasir. Proses transaksi akan bisa tersambung langsung ke server kami,” terang Dwi Cahyo TY, Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penagihan BP2D Kota Malang.

Petugas pajak dari Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, didampingi Polisi, memasang tanda peringatan di salah satu rumah yang belum bayar pajak saat pelaksanaan operasi gabungan.

Pemasangan TP terkait rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat sosialasi program pajak online di Kota Malang beberapa waktu lalu. Sebanyak 250 TP akan dipasang di empat jenis pajak, seperti restoran, hotel, parkir, dan tempat hiburan. Pemasangan Tapping Box bekerjasama dengan Bank Jatim, untuk meningkatkan potensi pajak daerah.

Operasi sadar pajak, gabungan dari TNI /Polri, Kejaksaan Negeri Kota Malang ini  juga menyasar  PBB, reklame, kos -kosan. Terkait PBB untuk rumah maupun tanah kosong, diberi tanda peringatan. Hal itu dimaksudkan sebagai sarana komunikasi dengan pemilik rumah atau  tanah.

“Ditanda itu sudah ada nomor telepon kami yang bisa dihubungi. Jadi, kalau pemilik datang, bisa menghubungi kami. Untuk PBB, hari ini ada 4 lokasi, tempat kos 5 lokasi, 1 lokasi ke guest house. Termasuk pemasangan sticker untuk edukasi,” pungkasnya. (ide/mat)