22 April 2024

`

Semua Terwadahi, Soft Launching MCC Menggembirakan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Soft Launching gedung Malang Creative Center (MCC) di Jl. A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur (eks kantor PDAM Kota Malang), Minggu (11/12/2022) malam dirasa cukup positif dan menggembirakan. Mengingat animo masyarakat cukup tinggi, mulai usia milenial hingga  tua.

 

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, Ketua Dekranasda Kota Malang bersama para penerima penghargaan saat menghadiri Soft Launching gedung Malang Creative Center (MCC) di Jl. A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur (eks kantor PDAM Kota Malang) dan Festival Mbois 7, di Hall Lantai 7 Malang Creative Center (MCC), Minggu (11/12/2022) malam. (foto : malangkota.go.id)

 

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, saat menghadiri Soft Launching gedung Malang Creative Center (MCC) di Jl. A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur (eks kantor PDAM Kota Malang) dan Festival Mbois 7, di Hall Lantai 7 Malang Creative Center (MCC), Minggu (11/12/2022) malam. (foto : malangkota.go.id)

HAL ITU disampaikan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, saat memberikan penghargaan kepada insan kreatif Kota Malang dalam giat Kopindag ‘Festival Mbois 7’ di gedung MCC, Minggu (11/12/2022) malam.

“Saat ini kita cek sound. Alhamdulillah, respon masyarakat cukup tinggi. Dari usia muda sampai tua, seperti saya. Bahkan teman-teman disabilitas sudah terwadahi di sini. Mudah-mudahan nilai manfaatnya akan terus kita kuatkan,” terang H. Sutiaji.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji bersama Ketua Dekranasda Kota Malang saat menghadiri Soft Launching gedung Malang Creative Center (MCC) di Jl. A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur (eks kantor PDAM Kota Malang) dan Festival Mbois 7, di Hall Lantai 7 Malang Creative Center (MCC), Minggu (11/12/2022) malam. (foto : malangkota.go.id)

Festifal Mbois 7 juga dibarengi Dewan Kerajian Nasional Daerah (Deskranasda) Fest 2022. Diharapkan, semua pihak yang terkait dapat melihat dan mengukur kekurangan dan kelebihan dari operasional gedung MCC. “Di MCC ini juga untuk penguatan  UMKM. Sehingga bisa mempermudah penjual dan pembeli bertransaksi. Tempat ini bisa menjadi titik bertemu. Mungkin bisa janjian di sini atau juga untuk saling sharing,” lanjutnya.

Dadik Wahyu Cand, selaku Komite Ekonomi Kreatif,  menjelaskan, Festival Mbois kini telah memasuki tahun ketujuh. Agenda ini enjadi salah satu ajang bagi para pelaku industri kreatif di Kota Malang dan berguna untuk mempromosikan produk serta karyanya. “Salah satu kegiatan dalam Festival Mbois 7, adanya Festival Perca Indonesia (Inapatch 2022). Festival sub kegiatan yang berisikan pameran karya tekstil, talkshow kreatif, dan workshop,” jelasnya.  (aji/mat)