25 Mei 2024

`

Sanusi Doakan Alumni Pesantren Miftahul Ulum Jadi Bupati

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Bupati Malang, HM Sanusi, mendoakan alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Amstsilati, yang berada di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kelak menjadi ulama dan bupati.

 

Bupati Malang, HM Sanusi menghadiri haul ke-8 KH. Ahmad Badri Rofi’i dan haul ke-3 Nyai Hj. Siti Rohmah, salah satu pendahulu Ponpes Miftahul Ulum Amstsilati, di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/11/2022) pagi.

 

Bupati Malang, HM Sanusi menghadiri haul ke-8 KH. Ahmad Badri Rofi’i dan haul ke-3 Nyai Hj. Siti Rohmah, salah satu pendahulu Ponpes Miftahul Ulum Amstsilati, di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/11/2022) pagi.

DOA ini ia sampaikan saat menghadiri haul ke-8 KH. Ahmad Badri Rofi’i dan haul ke-3 Nyai Hj. Siti Rohmah, salah satu pendahulu Ponpes Miftahul Ulum Amstsilati, Minggu (13/11/2022) pagi.

“Saya berharap agar kelak akan lahir sosok ulama sekaligus pemimpin dari pesantren yang berada di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung ini. Semoga suatu saat nanti akan ada alumni dari Pondok Pesantren (Miftahul Ulum) Amstsilati yang jadi bupati,” doanya.

Sejumlah undangan menghadiri haul ke-8 KH. Ahmad Badri Rofi’i dan haul ke-3 Nyai Hj. Siti Rohmah, salah satu pendahulu Ponpes Miftahul Ulum Amstsilati, di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/11/2022) pagi.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, Bupati Malang mengikuti sejumlah rangkaian acara. Mulai pembacaan sholawat nabi, surat yasin, serta mauidloh hasanah oleh alim ulama. “Haul ini merupakan salah satu cara bagi kita bersyukur, karena berkat jasa dan didikan beliau, para alim ulama, dan masyayikh yang menjadi guru, kita semua bisa meraih ilmu untuk dijadikan pedoman pada masa sekarang,” katanya.

Sanusi juga menyampaikan apresiasi terhadap pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Amstsilati yang terus menunjukkan kemajuan. “Saya bangga terhadap Pengasuh Pondok Pesantren (Miftahul Ulum Amstsilati). Tahun lalu jumlah santrinya baru 700. Tapi hari ini sudah mencapai 1.200 santri. Saya harapkan akan terus berkembang,” harapnya.

Sejumlah undangan menghadiri haul ke-8 KH. Ahmad Badri Rofi’i dan haul ke-3 Nyai Hj. Siti Rohmah, salah satu pendahulu Ponpes Miftahul Ulum Amstsilati, di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/11/2022) pagi.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini menambahkan, selain menjadi lembaga pendidikan bernapaskan Islam, pondok pesantren juga menjadi salah satu tumpuan dalam pembangunan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Terdapat empat faktor yang menjadi penentu tegaknya bangsa, negara,  dan dunia,” katanya.

Pertama, ilmunya para alim ulama. Kedua, kehadiran para pemimpin yang adil. Ketiga,  kedermawanan para aghniya atau orang-orang kaya yang dermawan. Keempat, doa para fuqoro’ atau orang-orang fakir. “Sudah menjadi kewajiban kita saling membantu dan mendoakan mereka yang sedang kesulitan,” jelasnya.  (bri/mat)