25 Mei 2024

`

Pupuk Organik Cair Kotoran Sapi Diekspor ke Timor Leste

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang (Bea Cukai) Malang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, melepas ekspor perdana pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi ke Timor Leste, Senin (13/05/2024) siang.

Perwakilan PT. Eva Sukses Makmur menjelaskan banyak hal tentang pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi yang diekspor ke Timor Leste, Senin (13/05/2024) siang.

 

Para perwakilan Bea Cukai Malang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, melepas ekspor perdana pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi ke Timor Leste, Senin (13/05/2024) siang.

KEPALA Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Dwi Prasetyo Rini, yang hadir dalam acara tersebut, menjelaskan, pupuk ini diproduksi PT. Eva Sukses Makmur, Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. “Jumlah yang dieskpor ke Timor Leste 27 karton, total 269 liter, dengan nilai ekspor Rp 150.000.000,” katanya melalui pers rilis yang diterima redaksi tabloidjawatimur.com, Selasa (14/05/2024) siang.

Inilah pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi yang diekspor ke Timor Leste, Senin (13/05/2024) siang.

Dwi Prasetyo Rini menjelaskan, dalam rangka mendorong industri nasional menjadi kreatif dan berkembang agar mampu bersaing di tingkat internasional, melalui program Klinik Ekspor, Bea Cukai Malang terus menggencarkan pelaksanaan UMKM ekspor.

Para perwakilan Bea Cukai Malang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, menunjukkan pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi yang diekspor ke Timor Leste, Senin (13/05/2024) siang.

Salah satu yang sudah dilakukan adalah memberangkatkan ekspor perdana pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi yang diproduksi PT. Eva Sukses Makmur ini. “Berawal dari ekspor 27 karton ini, diharapkan dapat berlanjut dengan jumlah yang lebih besar. PT. Eva Sukses Makmur ini memproduksi pupuk organik cair limbah bio gas kotoran sapi dengan merk Biruslurry. Untuk mengumpulkan limbah bio gas, PT. Eva Sukses Makmur menjalin kerjasama dengan koperasi di Malang Raya,” jelasnya.

Menurut Dwi Prasetyo Rini, kelebihan pupuk organik Biruslurry antara lain tidak berbau dan memiliki kandungan yang baik untuk menyuburkan tanah. “Dengan adanya ekspor perdana ini menunjukan bahwa UMKM di Kota Malang memiliki potensi yang besar untuk nemembus pasar internasional. Semoga berawal dari pelepasan ekspor perdana ini dapat memacu dan memberikan motivasi kepada UMKM lain di Malang Raya agar dapat merealisasikan ekspornya,” harapnya. (bri/mat)