9 Januari 2026

`

Pom Mini Terbakar, Pemilik Terluka, Warga Undaan Turen Gempar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Pom mini  yang menjadi satu dengan rumah tempat tinggal milik Zaenuddin (33), warga Jl. Krajan,  Desa  Undaan   RT 02/RW 01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ludes terbakar,  Sabtu (06/05/2023) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB.  Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun  kejadian ini membuat warga sekitar gempar,  pemilik mengalami luka-luka dan rugi sekitar Rp 70 juta. 

 

Sejumlah relawan berada di lokasi kebakaran, membantu melancarkan proses pemadaman api yang membakar pom mini yang menjadi satu dengan rumah tempat tinggal, milik Zaenuddin (33), warga Jl. Krajan, Desa Undaan RT 02/RW 01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (06/05/2023) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB.

 

Petugas kepolisian turun tangan, membantu melancarkan proses pemadaman api yang membakar pom mini yang menjadi satu dengan rumah tempat tinggal, milik Zaenuddin (33), warga Jl. Krajan, Desa Undaan RT 02/RW 01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (06/05/2023) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang,  Firmando H Matondang, menjelaskan,  pada Sabtu  pagi,  sekitar pukul 07.19 WIB, petugas jaga  pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari petugas Polsek Turen.   Kepada petugas jaga, dikabarkan ada kebakaran yang menimpa pom mini yang menjadi satu dengan rumah tinggal.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin  Maskur  sebagai Komandan Regu 3,  sekitar pukul  07.05 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 1 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang dan 1 ambulance.

Petugas damkar Kabupaten Malang berada di antara puing-puing sambil menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar pom mini yang menjadi satu dengan rumah tempat tinggal, milik Zaenuddin (33), warga Jl. Krajan, Desa Undaan RT 02/RW 01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (06/05/2023) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 06.50 WIB,  langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah  warga sekitar, petugas  gabungan dari Polsek Turen  5 orang, Koramil  4 orang, staff Kecamatan Turen  3 orang,  Lintamal  2 orang, PMI        2 orang,  dan  Tagana  6 orang, langsung  melakukan pemadaman.

Namun  karena  api cukup besar, dan  banyak barang-barang yang mudah terbakar, membuat  api cepat membesar dan  merambat kemana-mana. Apalagi yang  terbakar adalah pom mini. Hal ini membuat sejumlah petugas kepolisian pun ikut turun tangan, membantu mengatur lalulintas agar lokasi kejadian tak dilalui kendaraan.

Firmando H Matondang

Akibat  besarnya  api yang membakar  pom mini yang menjadi satu dengan rumah sekitar 2 jam lebih, rumah  dan tempat   usaha milik Zaenuddin,  berukuran 6 X 6 meter persegi  ini pun rata dengan tanah,  ludes dilalap si jago merah.  “Butuh  satu jam lebih  untuk memadamkan api. Sekitar pukul 08.16 WIB api  baru berhasil dijinakan,” terang  Firmando, Sabtu  (06/05/2023) siang.

Meski api dapat dipadamkan,  tak urung bangunan rusak parah, hangus dilalap si jago merah.  “Tak ada korban jiwa  dalam  kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena konsleting listrik.  Kerugian sekitar Rp  30 juta. Taka da korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik mengalami luka-luka. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (iko/mat)