22 April 2024

`

Ditinggal Belanja, Rumah Perempuan Ini Ludes Jadi Arang

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Jangan  sekali-kali meninggalkan dapur dalam kondisi  api sedang menyala. Jika dibiarkan bakal  terjadi kebakaran. Seperti yang dialami Sumi (50),  warga  Jl. Raya Depok,  Desa Gampingan  RT 15/RW 02, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rumahnya  terbakar,  Sabtu  (06/05/2023)  pagi, sekitar pukul 06.25 WIB.  Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun warga sempat gempar,  rumah  ludes jadi arang, dan  pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta. 

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar rumah milik Sumi (50), warga Jl. Raya Depok, Desa Gampingan RT 15/RW 02, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (06/05/2023) pagi, sekitar pukul 06.25 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Sabtu  pagi,  sekitar pukul 06.25 WIB, petugas jaga  pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Didik,  warga di sekitar kejadian.   Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada rumah warga yang  terbakar.

Beginilah kondisi terakhir rumah milik Sumi (50), warga Jl. Raya Depok, Desa Gampingan RT 15/RW 02, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, setelah terbakar, Sabtu (06/05/2023) pagi, sekitar pukul 06.25 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin  Maskur      sebagai Komandan Regu 3,  sekitar pukul 06.35 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa   2    unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 06.50 WIB,  langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah  warga sekitar, petugas melakukan pemadaman.  Namun karena api cukup besar, dan di dalam rumah banyak barang-barang yang mudah terbakar, membuat api cepat merambat kemana-mana.

Firmando H Matondang

Akibatnya, dalam waktu  sekitar 1 jam lebih, rumah  tinggal milik Sumi berukuran 6 X 10 meter persegi ini pun ludes, nyaris rata dengan tanah.  “Butuh waktu hampir  satu jam untuk memadamkan api. Sekitar pukul 07.40 WIB api  baru berhasil dijinakan,” terang  Firmando, Sabtu  (06/05/2023) siang.

Meski api dapat dipadamkan,   tak urung bangunan rusak parah, hangus dilalap si jago merah.  “Tak ada korban  jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga api berasal dari dapur yang dipakai masak namun ditinggal belanja.  Kerugian sekitar Rp  30 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmandi.  (iko/mat)