23 April 2024

`

PDM Kota Malang Bangun Kantor Layanan LazisMu

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Jawa Timur, bertekad memaksimalkan layanan bagi masyarakat. Salah satunya, segera dibentuk Kantor Layanan LazisMu (KLL) sebagai sentral pelayanan.

 

Para pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Jawa Timur, berdoa saat peletakan batu pertama pembangunan Kantor Layanan LazisMu (KLL) sebagai sentral pelayanan di areal Kantor PDM Kota Malang, Jl. Gajayana, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (30/03/2024) siang.

 

HAL ITU disampaikan Ketua PDM Kota Malang, Prof. Dr. H. Abdul  Haris, MA, saat peletakan batu pertama pembangunan gedung LazisMu di areal Kantor PDM Kota Malang, Jl. Gajayana, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (30/03/2024) siang.

Para pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Jawa Timur, usai peletakan batu pertama pembangunan Kantor Layanan LazisMu (KLL) sebagai sentral pelayanan di areal Kantor PDM Kota Malang, Jl. Gajayana, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (30/03/2024) siang.

“Kita punya banyak jenis usaha. Jadi banyak dana yang terserap. Baik di amal usaha, di cabang – ranting, masjid, dan aktivitas lainnya. Gedung baru akan kita satukan semuanya melalui KLL, sehingga bisa lebih memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” terang Prof. Abdul Haris.

menurut Abdul Haris, pembangunan gedung 2 lantai yang berdiri di atas lahan seluas 100 m2 itu, diperkirakan menelan biaya hingga Rp. 630 juta. Saat ini telah disiapkan dana sejumlah Rp. 100 juta yang berasal dari swadaya masyarakat. Diperkirakan pembangunan memakan waktu 2 – 3 bulan.

“Di PDM Kota Malang banyak ragam aktivitas yang potensinya cukup besar. Karena itu perlu tempat khusus untuk menjadi sentral kegiatan, sehingga pelayanan dan pengembangan bisa lebih cepat.  Dengan tempat yang lebih representatif, akan lebih memberikan manfaat dan peningkatan layanan,” lanjutnya.

Salah satu kegiatan itu, tambahnya, membantu masyakarat kurang mampu, memberi beasiswa, kesejahteraan guru, aksi kemanusiaan, bedah rumah, pemberdayaan ekonomi, dan lainya. “Untuk bantuan ke Palestina, PDM Kota Malang nomor 2 secara kwantitas. Bahkan dapat penghargaan dari wilayah,” pungkasnya. (aji/mat)