20 Mei 2024

`

Jelang Pemilu, Hati-hati Dengan Jarimu, Bisa Terjerat Masalah Hukum

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Masyarakat umum, termasuk para peserta Pemilu 2024, sebaiknya bisa menahan diri, dan bisa menjaga jarinya agar tidak terjerat masalah hukum atau masuk pelanggaran pemilu. Karena semua sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 dan UU Informasi Teknologi Elektronik (UU ITE).

 

Pengurus KPU Kota Malang, bersama narasumber dan peserta Sosialisasi Hukum dan Perudang-undangan pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Rabu (21/12/2022) siang.

 

PERINGATAN ini disampaikan Ketua KPU Kota Malang, Jawa Timur, Aminah Asminingtyas, usai Sosialisasi Hukum dan Perudang-undangan pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Rabu (21/12/2022) siang di kantornya. “Hari ini Sosialiasi Hukum dan Perudang-undangan pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Temanya, ‘Problematika Hukum Pemilu di Era Digital’. Kami sampaikan agar semua pihak menahan dan menjaga jarinya,” pesannya.

Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas.

Ia menambahkan, kalau dulu, lebih kepada menjaga lisan. Namun saat ini, jari tangan bisa berbicara. Bisa melalui tulisan atau berbagi informasi teknologi. Karena itu masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati untuk tidak terbawa arus. “Penggunaan teknologi dalam pesta demokrasi, dikenal dengan istilah digitalisasi pemilu, merupakan harapan yang dapat diwujudkan, terlebih dalam pelaksanaan pemilu nanti didominasi pemilih muda,” lanjutnya.

Aminah Asminingtyas berharap, di era digitalisasi saat ini, diharapkan mampu memberi kemudahan masyarakat. Menghadirkan pemilu yang transparan dan mencegah terjadi pelanggaran pemilu. Karena itu, jangan sampai bermasalah hukum, akibat penggunaan teknologi. “Sosialisasi Problematika Hukum Pemilu di Era Digital ini sangat penting agar terhindar dari jerat hukum,” ujarnya.

Digitalisasi pemilu, kata dia, merupakan langkah tepat. Untuk demokratis, transparan, jujur, dan adil. Karenanya, KPU Kota Malang menghadirkan narasumber yang kompeten. “Narasumber Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Faizin Sulistio, Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa, Kasubsi Sospol Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang Faizal Rizki,” pungkas Aminah. (aji/mat)