13 April 2024

`

Bangelan Bebas Stunting, Bupati Borong 8 Kwintal Ikan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Stunting masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kabupaten Malang. Masalah ini harus ditangani sungguh-sungguh untuk menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas. Untungnya di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, sudah terbebas stunting.

 

Bupati Malang, HM Sanusi, siap panen ikan di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (31/05/2022) pagi.

 

Bupati Malang, HM Sanusi, membagikan produksi olahan ikan kepada ibu hamil dan balita di kawasan budidaya perikanan darat di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (31/05/2022) pagi.

HAL INI disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi saat Sosialisasi Gemarikan (Gerakan Makan Ikan) dan pembagian produksi olahan ikan kepada ibu hamil dan balita di kawasan budidaya perikanan darat di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (31/05/2022) pagi.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia.

“Masalah stunting masih menjadi PR besar bagi Kabupaten Malang. Ini harus ditangani sungguh-sungguh untuk  menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas. Untungnya, di Bangelan ini sudah terbebas stunting.  Bapak ibu, putra putrinya sudah bagus. Gizi sudah terpenuhi. Tapi  harus tetap makan ikan. Kalau bisa, setiap  makan harus ada gizi hewaninya,” harapnya.

Ketua Forikan Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, panen ikan di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mantan Wakil Ketua DPRD ini menjelaskan, ikan dan olahan hasil perikanan merupakan komoditas pangan sumber protein yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian. Sebagai komoditi ekonomi, ikan  memiliki peranan penting sebagai penghasil devisa negara melalui ekspor. Untuk itu diperlukan daya saing, dengan menjaga mutu dan keamanan pangan.

Menurutnya, melalui sosialisasi gemarikan diharapkan tumbuh kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi Ikan sebagai salah satu sumber protein.

Pada kesempatan itu,  Bupati Malang juga membeli ikan dari BUMDES sebanyak 8 kuintal ikan nila untuk dibagikan kepada undangan. ”Nanti Pak Suwadji  (Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) yang akan membagikan ikan ini,” katanya. (bri/mat)