20 Juni 2024

`

189 Rumah, 100 Hektar Lahan Pertanian di Lebakharjo Terendam Banjir

1 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali diterjang banjir dan tanah longsor, Kamis (03/11/2022) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Tak ada korban jiwa, namun 189 rumah, sekolah, mushola, masjid, dan 100 hektar lahan pertanian terendam banjir.

 

Salah satu titik longsor yang menimpa jalan di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa kembali diterjang banjir dan tanah longsor, Kamis (03/11/2022) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

 

Salah satu titik longsor yang menimpa jalan di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa kembali diterjang banjir dan tanah longsor, Kamis (03/11/2022) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

KEPALA Desa Lebakharjo, Sumarno, menjelaskan, fasilitas umum yang terdampak banjir dan tanah longsor di antaranya SDN 2 Lebakharjo, TK Dharma Wanita, Mushola Al Ikhlas di RT 23 dan 27, Masjid Kresek, tanggul kalisat jebol, dam kalisat jebol, tanggul sungai sengkaringan jebol, jalan Sukomaju A, Sukomaju B,  jalan Sukomaju B – Lebaksari (Tumpak Winong) tertimbun longsor.

Kades Lebakharo, Sumarno.

“Total kerugian sekitar Rp 2 miliar. Karena ada 100 hektar lahan pertanian yang ada tanamannya ikut terendam banjir. Kebutuhan mendesak di antaranya alat berat, sembako, selimut, peralatan dapur, peralatan bersih-bersih, dan sebagainya,” terang Sumarno, Jumat (04/11/2022) malam.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang 2014 – 2019 ini menjelaskan, banjir dan tanah longsor berawal saat hujan yang turun terus-menerus pada Kamis (03/11/2022) petang,  pukul 17.00 WIB – 21.00 WIB. “Hujan turun dengan sangat deras. Setelah itu terjadi banjir yang disertai material lumpur  dan tanah longsor di beberapa titik. Akibatnya, sebanyak 189 rumah penduduk terendam air,” jelasnya. (iko/mat)