Sukseskan Asean Games, Polresta Bentuk Satgas Pemberantasan Kejahatan Jalanan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Polres Malang Kota menerjunkan 100 anggota untuk menjadi satuan tugas (satgas) Pemberantasan Kejahatan Jalanan. Hal ini dilakukan, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Malang.

 

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri memberikan keterangan dan pengecekan pasukan.

KAPOLRES Malang Kota AKBP Asfuri mengaku, telah menginstruksikan seluruh Kepala Satuan (Kasat) di Polres Malang Kota untuk aktif dalam operasi itu.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

“Kami melaksanakan kegiatan rapat dengan para kasat untuk satgas. Tujuannya mengamankan masyarakat dari aksi kejahatan jalanan. Operasi dimulai (6/7-20/10), diharapkan kejahatan jalanan, Curas, curat, curanmor, dan permanisme bisa teratasi,” tutur Asfuri, Senin (09/07).

Satgas itu, lanjut Asfuri terkait dengan kegiatan pengamanan antisipasi gangguan ketertiban jelang kegiatan Asian Games. Dilanjutkan dengan Asian Paragames, anual meeting world bank di Bali.

Lebih lanjut Asfuri menerangkan, sebagai contoh adalah fungsi intelejen yang membuat perkiraan, apa saja gangguan kamtibmas di Kota Malang. Serta tempat yang sering terjadi tindakan pidana.

Sementara Sabhara, berpatroli ke wilayah yang dianggap rawan. Upaya yang ketiga adalah penindakan oleh Reskrim yang bersifat represif untuk mengungkap kasus-kasus jalanan.

Semua sisi menjadi perhatian serius, serta tempat yang sering terjadi tindakan pidana.

“Pusat perbelanjaan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan patroli. Kejahatan jambret maupun copet, rentan terjadi di pertokoan, sehingga patroli ini sangat efektif menekan angka kejahatan,” tutur Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni.

Upaya memberantas kejahatan lainnya, dilakukan dengan giat razia di jalan. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Kedungkandang pada Minggu (8/7/2018) di kawasan Gor Ken Arok, Kedungkandang, Kota Malang.

Dengan menerjunkan 10 personil, dipimpin Ipda Nurfauzi srlaku Panit Sabhara Polsek Kedungkandang, menyasar terhadap kepemilikan senjata api ilegal, narkoba, sajam, miras serta pemeriksaan kendaraan bermotor khususnya roda dua. (ide)