Satroni Jatimulyo, Terduga Pencuri Motor Dimassa

Terduga maling motor usai dihajar massa di kawasan di kawasan Jl. Kumis Kucing, Kelurahan JatImulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (22/04/2019).

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Saimun (30) warga Desa Tempuran, RT.01/ RW. 03 Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tinggal di  Dusun Pogan RT.02 / RW.01 Desa Pogan, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, dihajar massa di kawasan Jl. Kumis Kucing, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (22/04/2019).

 

IA DITANGKAP warga setelah diduga melakukan percobaan  pencurian sepeda motor milik Dja’i Handana (56), karyawan swasta, warga Jl. Bunga Kumis RT. 05 / RW. 02, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Inilah sepeda motor milik warga Jl. Kumis Kucing, Kelurahan JatImulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang akan dicuri.

Ditemui di rumahnya, Pipit (52), istri korban menceritakan, sebelumnya, motor Supra milik suaminya diparkir di teras rumahnya. Namun, tiba-tiba dua orang tidak diundang, menyatroni rumahnya.

“Di teras rumah, ada dua motor, Honda Beat dan Supra. Sekitar pukul 11.30 WIB, terdengar ada suara pagar teras dibuka. Anak saya yang tahu pertama. Suami ada di dalam rumah, pas dilihat ke luar, ada seseorang di teras. Saat itu, suami lihat ada semacam alat di tangan pelaku. Suami langsung berteriak maling,” tuturnya.

Ia melanjutkan, saat itu diketahui rumah kunci motor korban dalam kondisi sudah rusak. Satu orang yang berada di sepeda motor langsung kabur tancap gas. Sementara satu pelaku lari,  dikejar korban bersama warga sekitar. Tidak jauh dari lokasi, rupanya tesangka lari ke jalan buntu, sehingga dapat tertangkap.

“Saat tertangkap, sempat mengaku bukan pencuri. Namun warga menggeledah, kemudian ditemukan alat, sabuk, serta beberapa catatan, kemungkinan lokasi kejahatan. Akhirnya, sempat dipukuli warga sekitar. Selanjutnya, anak saya yang telepon Polisi,” lanjut Pipit.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono membenarkan peristiwa tersebut. Warga sempat mengeroyok tersangka karena, dan sudah kadung emosi. “Setelah sempat mengejar, tersangka sempat dikeroyok warga. Selanjutnya, kepolisian mengamankan tersangka dan membawa ke Rumah Sakit Islam Aisyiah untuk mendapatkan perawatan,” tutur Kapolsek.

Selain itu, lanjut Kapolsek pihaknya terus melakukan penyelidikan satu teman tersangka yang berhasil kabur.  (ide)