Peringati Haul Ke-510 Sunan Bonang Bersama KH. Ahmad Muwafiq

TUBAN, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dalam rangka Haul ke-510 Syekh Maualana Makhdum Ibrahim Kanjeng Sunan Bonang, ribuan jamaah dari dalam maupun luar Kabupaten Tuban memadati Alun-alun Tuban mengikuti pengajian dan mendengarkan ceramah dari Gus Muafiq, Kamis (05/09/2019) malam.

 

Gus Muwafiq saat memberikan tausiyah dalam rangka Haul ke-510 Sunan Bonang di Alun-alun Kabupaten Tuban.

 

HADIR pada kegiatan ini Bupati dan Wabup Tuban bersama Forkopimda, Pimpinan Instansi, Sekretaris Daerah, anggota DPRD, pimpinan OPD dan Camat, serta Pengurus PC NU Tuban.

Bupati Tuban, Fathul Huda saat memberikan sambutan.

Bupati Tuban, H. Fathul Huda, Dalam sambutannya mengungkapkan berdasarkan sejumlah referensi di Kabupaten Tuban terdapat cahaya kenabian dan beruntung bagi orang yang tinggal di Kabupaten Tuban. Kehadiran Sunan Bonang membawa berkah bagi masyarakat Kabupaten Tuban dan sekitarnya. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, peziarah terbanyak di Jawa Timur terdapat di Sunan Bonang.

Bupati Tuban, Fathul Huda mengungkapkan, Tuban adalah daerah istimewa, masyarakat Kabupaten Tuban sangat beruntung lahir dan tinggal di Bumi Wali ini, karena dari berbagai refrensi yang ia pelajari bahwa di Tuban terdapat cahaya kenabian, apalagi kehadiran Sunan Bonang juga membawa berkah tersendiri bagi masyarakat.

“Sangat beruntunglah orang yang masuk Kabupaten Tuban, apalagi orang yang menjadi penduduk Kabupaten Tuban, karena di Bumi Wali ini terdapat cahaya kenabian dan memiliki banyak keberkahan,” terang Bupati saat memberi sambutan.

Ribuan jamaah padati Alun-alun Kabupaten Tuban.

Untuk itu, Bupati mengajak masyarakat untuk lebih mencintai Sunan Bonang dengan mengikuti jejak, ajaran dan tauladannya. Salah satunya ialah, senantiasa belajar dan selalu memperhatikan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Maka dari itu, ketika mengalami kesulitan, hendaknya mendekatkan diri kepada Allah, dengan bertawasul dan mengenang Waliyullah. Haul Sunan Bonang ini menjadi salah satu wahana untuk mengenang kembali Sunan Bonang,” tuturnya.

Sementara itu, Gus Muwafiq juga menerangkan bahwa, generasi milenial saat ini harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan akhlak yang benar untuk menghadapi berbagai masalah yang ditimbulkan sebagai dampak negatif kemajuan teknologi,” paparnya.

Gus Muwafiq juga memberikan pengajaran terkait sejarah tanah Jawa, keberadaan dan peran Wali Songo, dan perkembangan Islam Nusantara.

Dalam peringatan Haul ke-510 Sunan Bonang tersebut dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, seperti bedah buku, Qotmil Quran dengan 350 hafidz, Tahlil Serentak di 500 majelis, Pertemuan Ulama Umara, Khitanan Massal, dan Tahlil Akbar di Sunan Bonang. (mar/mat)