TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Pemkot Tambal Jalan Berlubang

Para pekerja Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Jawa Timur, menambal jalan berlubang di tengah kota.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur,  melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) terus menggeber peningkatan kualitas jalan perkotaan. Apalagi saat ini tidak sedikit masyarakat yang mengeluh tentang kondisi jalan yang kurang baik, seperti jalan berlubang.

 

MENANGGAPI hal itu, Dinas PUPRPKP Kota Malang terus aktif melakukan kegiatan penambalan jalan setiap hari. Seperti penambalan jalan berlubang di Jalan Basuki Rahmad (depan BCA), Jalan Niaga (dekat Pasar Bentoel),  dan Jalan Cokroaminoto (dekat Pasar Klojen), Jumat – Sabtu (26 – 27/02/2021).

Para pekerja Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Jawa Timur, menambal jalan berlubang di tengah kota.

“Keluhan atas kondisi jalan selalu muncul setiap musim penghujan. Adanya genangan air di badan jalan membuat aspal tidak kuat dan mengelupas. Tetapi setiap hari kami terjunkan tim untuk melakukan perbaikan dan penambalan. Sedangkan pekerjaan perbaikan jalan dengan hotmix,  kemungkinan baru bisa dikerjakan April ” ujar Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Hadi Santoso.

Soni —-panggilan akrab Hadi Santoso—- menambahkan, bagaimanapun bagusnya kualitas pembangunan jalan (aspal),  kalau selalu tergenang air,  pasti rusak. “Selain itu juga ada faktor lain. Misalnya,  beban lalu lintas yang di luar beban rencana, ” tambahnya.

Selain itu, Soni juga mengapresiasi respons masyarakat yang mau membantu pemkot. Misalnya,  secara sukarela memberi tanda di jalan yang berlubang  menggunakan cat putih. Dia juga mengimbau masyakarat untuk aktif melapor, seperti melalui laman  sambat online, Twitter,  maupun Facebook DPUPR Kota Malang.

“Tenaga kami terbatas, jadi untuk survei (jalan berlubang) sulit. Kalau ada informasi yang masuk dari masyarakat, akan langsung dilakukan perbaikan,” pungkasnya.  (div/mat)