Pasar Lawang Terbakar Lagi

Toko Saroh, milik Antok yang mengalami kebakaran di Pasar Lawang, Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kebakaran kembali terjadi di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (12/05/2019) malam. Kali ini terjadi di toko Saroh milik Antok. Tak ada korban jiwa. Hanya kerugian material ditaksir Rp 20 juta.

 

MENURUT Kasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kabupaten Malang, Agus Suyanto, kebakaran terjadi Minggu malam, pukul 22.00 WIB. “Kami mendapat laporan pada pukul 22.00 WIB telah terjadi kebakaran di sebuah toko yang berada di Pasar Lawang. Kurang dari satu jam kemudian, kami melakukan upaya pemadaman,” terangnya, Senin (13/05/2019).

Anggota damkar dan warga bergotong royong memadamkan api yang membakar Toko Saroh, milik Antok di Pasar Lawang, Kabupaten Malang.

Ambon —sapaan akrab Agus Suyanto— menambahkan, kebakaran yang membakar toko peracangan di Blok E-12 Pasar Lawang diduga karena arus pendek listrik. “Dugaan awal disebabkan konsleting arus listrik. Banyaknya material, seperti plastik dan karton yang menyebakan api cepat membesar,” jelasnya.

Untuk menjinakan amuk si jago merah, dua unit mobil pemadam kebakaran harus dikerahkan. “Pukul 23.30 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Untuk upaya pemadaman,  kami kerahkan dua unit damkar,” ujar Agus.

Beruntung,  dalam kebakaran tersebut,  tidak sampai mengakibatkan korban jiwa maupun luka. “Korban nihil. Kalau kerugian material diperkirakan mencapai Rp 20 juta,” tegas mantan anggota SAR Kabupaten Malang ini.

Dalam kesempatan yang sama, Agus menghimbau saat memasuki musim kemarau saat ini, masyarakat lebih waspada. “Memasuki musim kemarau ini cuaca sangat kering, dan angin lebih kencang, sehingga potensi terjadi bahaya kebakaran lebih tinggi. Untuk itu saya menghimbau agar masyarakat lebih waspada dengan kondisi sekelilingnya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi ini sudah memasuki bulan puasa dan sebentar lagi Hari Raya. Mari kita awas dan peduli terhadap kondisi sekeliling kita, untuk keselamatan bersama,” himbaunya. (diy)