Ngawur, Sampah Dibuang di Bantaran Sungai

Pembuangan sampah ilegal di jembatan Sungai Brantas, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang diupload akun FB Wiwid Widyastutik.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Banyaknya oknum yang membuang sampah secara liar di jembatan Sungai Brantas, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikeluhkan warganet berakun Facebook Wiwid Widyastutik, Minggu (24/09/2018). Dinas Lingkungan Hidup akan menindak tegas pembuang sampah tersebut.

 

DALAM postingannya, Wiwid mengunggah beberapa foto yang menggambarkan banyaknya sampah yang berserakan di sekitar jembatan Sungai Brantas, Kendalpayak. Dia menyatakan keprihatinannya dengan menulis dalam bahasa Jawa terkait perilaku warga yang dianggap ngawur itu. “Mbok nyadar wong lek mbuang sampah ojo ngawur (Sadar dong kalau buang sampah jangan ngawur-red),”ujar akun FB Wiwid Widyastutik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Budi Iswoyo mengaku sudah berulang kali menertibkan perilaku warga yang membuang sampah sembarangan di DAS (Daerah Aliran Sungai) Brantas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Budi Iswoyo.

“Permasalahan itu sudah lama. Kami sudah mengumpulkan dan menegur, mulai camat sampai kadesnya. Tapi menurut mereka yang membuang sampah di bantaran Sungai Brantas adalah warga luar daerah yang kebetulan melintas di jalan raya tersebut,” terang Budi Iswoyo.

Tidak hanya di Kendalpayak, Pakisaji, perilaku warga yang seenaknya membuang sampah di pinggir jalan juga terjadi di Jalan Raya Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Menurut Budi, menyikapi masalah ini, pihaknya sudah memasang plang atau banner yang berisi peringatan atau larangan membuang sampah sembarangan. “Sudah kami pasang banner. Jika masih tidak diindahkan,  kami akan melakukan tindakan tegas dengan operasi pro justicia,” tegasnya.

Untuk memberi efek jera kepada masyarakat, DLH akan berkerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang untuk melakukan razia.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang, Nazarudin Selian siap  melakukan operasi penertiban. “Kita siap mendukung langkah DLH untuk penertiban. Semoga ke depan hal ini bisa menjadi efek jera agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya. (diy)