Maling Motor Dihajar Massa

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – PP (34),  warga Dusun Gebyak, RT. 03 / RW. 13, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi korban amuk massa, di kawasan Jl. Terusan Kembang Turi (depan warung kopi), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (10/12/2019).

 

 

Kapolresta Malang, AKBP Leonardus Simarmata menunjukkan tersangka dan barang bukti jaket Grab, kunci T yang dipakai beraksi.

IA DIDUGA melakukan  upaya pencurian sepeda motor Honda Scoopy milik Afif (18), warga Perumahan Sukun Pondok Indah, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Saat itu, ketika tersangka hendak membawa kabur motor milik korban, diketahui pemilik lalu diteriaki maling.

“Tersangka sudah sempat merusak rumah kunci motor milik korban. Ketika dinyalakan untuk dibawa kabur, diketahui korban dan diteriaki maling,” tutur Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata, Kamis (12/12/2019).

Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung mendatangi dan ikut mengejar korban. Sepontan warga yang datang ikut menghajar tersangka. Beruntung, petugas yang datang bisa segera mengamankan tersangka dari amaukan massa.

“Sebenarnya, tersangka tidak sendiri. Salah satu temannya sempat kabur saat tersangka ditangkap. Hingga kini temannya  masih dalam pengejaran petugas. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman  5 tahun penjara,” lanjut Kapolresta.

Leo menjelaskan, sebelumnya tersangka bersama temannya yang saat ini masih DPO (daftar pencarian orang), keliling Kota Malang menggunakan motor teman tersangka. Saat itu tersangka yang menggunakan jaket ojek online Grab milik adiknya, turun dari sepeda motor dan mengambil sasaran. Sedangkan satu temannya menunggu di motor. Tanpa pikir  panjang, ia langsung merusak rumah kunci menggunakan kunci T. Selanjutnya, motor.dinyalakan. Belum sempat kabur, keduluan masa yang berhasil menangkapnya.

“Tersangka mengaku jaket Grab yang dipakai, punya adiknya. Sebelumnya, ia pernah keluar dari Lapas bulan lalu, karena kasus narkoba. (ide/mat)