Majukan Wilayah, Bupati Lembata Gandeng ITN Malang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, menjalin kerjasama dengan Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). ITN diharapkan bisa membangun landmark sebagai ikon Lembata agar investor berminat menanamkan investasinya di sana.

 

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST,MT bersama Dr. Ir. Kustamar, MT, Rektor ITN, menandatangani perjanjian kerjasama di kampus I ITN Malang.

 

PENANDATANGANAN kerjasama dilakukan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST,MT dengan Dr. Ir. Kustamar, MT, Rektor ITN,  di kampus I ITN Malang, Senin (20/05/2019).

“Kami berencana membangun kawasan. Dengan begitu investor mau masuk ke Lembata. Saran dan  pemikiran dari ITN Malang sebagai akademisi sangat kami butuhkan untuk kemajuan Kabupaten Lembata,” tutur Eliaser Yentji Sunur.

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST,MT bersama Dr.Ir. Kustamar, MT, Rektor ITN, dan jajaran kedua belah pihak di kampus I ITN Malang.

Kabupaten Lembata merupakan kabupaten yang memiliki pulau sendiri. Berada di gugusan kepulauan Selor, di antara Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Alor.

Bupati Lembata yang sudah menjabat dua periode ini, menginginkan Lembata memiliki karakter kota. Bupati berharap, nantinya, yang berkunjung, akan mengenal dan mengenang Lembata. Untuk itu, pemerintahnya menggandeng ITN Malang untuk bisa membangun landmark sebagai ikon Lembata.

Bupati yang akrab disapa Sunur ini menjelaskan, kolaborasi Pemkab Lembata dan ITN Malang dalam Tridharma perguruan tinggi, nantinya bisa melaui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup, dan RSU yang berhubungan dengan aspek lingkungan. Termasuk juga pengiriman staf Pemkab Lembata untuk belajar di ITN Malang.

Sementara itu, Dr. Ir. Kustamar, MT Rektor ITN Malang berharap, dengan bekerjasama, apa yang diinginkan Pemkab Lembata bisa terwujud. Tentunya, dengan kerjasama yang sama- sama menguntungkan kedua belah pihak.

Kerjasama memfokuskan pada penyusunan revisi rencana tata ruang dan kajian lingkungan hidup untuk perizinan lingkungan. Selain itu, wilayah pesisir/perairan, berhubungan dengan pekerjaan umum dan perhubungan. (ide)