TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

M. Rifqi Fakhar, Dewi Fajar Sari, dan Fikrie Syaiful Huda yang mewakili FEB UMM menyabet juara 3 lomba business plan yang diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), belum lama ini.

Mahasiswa UMM Sabet Juara 3 di Kompetisi Business Plan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM), Jawa Timur, menyabet juara 3 lomba business plan yang diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), belum lama ini.

 

M. Rifqi Fakhar, Dewi Fajar Sari, dan Fikrie Syaiful Huda yang mewakili FEB UMM menyabet juara 3 lomba business plan yang diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), belum lama ini.

 

DALAM lomba tersebut, M. Rifqi Fakhar, Dewi Fajar Sari, dan Fikrie Syaiful Huda yang mewakili FEB UMM, merancang rencana bisnis kreatif berbasis digital yang diberi nama Creatidu.com. Business plan yang dirancang ini merupakan model bisnis media kreatif dengan platform website.

“Creatidu dirancang untuk menawarkan jasa berbayar kreasi dan kolaborasi, sehingga media pembelajaran selama pandemi lebih kreatif dan Inovatif. Harapannya, para peserta didik tidak merasa bosan saat jam pelajaran dilaksanakan. Sistem digital juga memberikan kemudahan tersendiri bagi para pengajar karena bisa membuat atau memesan konten yang diinginkan tanpa harus tatap muka,” terang Rifqi.

Menurut Rifqi, salah satu anggota tim, ide ini berangkat dari permasalahan monotonnya pembelajaran daring di tengah pandemi COVID-19. Hal itu berefek pada meningkatnya kebosanan yang dialami para peserta didik.  Akhirnya para anggota tim memutuskan merencanakan bisnis yang akan dilombakan.

“Kami mencoba memberi solusi dengan merancang sebuah platform yang membantu para pengajar agar bisa lebih kreatif dalam membuat materi pembelajaran. Platform ini kekinian karena berbasis digital,” kata Rifqi, Kamis (08/07/2021) siang.

Adakah kendalanya? “Kami mengalami beberapa halangan. Salah satunya pandemi. Seringkali ketika diskusi secara daring sinyal hilang. Hal itu membuat proses diskusi berjalan tidak lancar, terutama saat kami harus konsultasi dengan dosen. Tapi kami bahagia karena masih mampu memberikan juara 3 pada kompetisi business plan tersebut,” jawabnya.  (div/mat)