Mahasiswa KKN UMM Beri Pelatihan Produk Olahan Pisang dan Daun Kopi

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan KKN Kelompok 146 Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan Penyuluhan dan Pelatihan Kewirausahaan dengan tema “Pemanfaatan Potensi Lokal Desa Tempursari Guna Menciptakan Wirausaha Kreatif ”. Penyuluhan dan Pelatihan yang dilakukan berbasis produk olahan pisang dan daun kopi yang bertempat di Balai Desa Tempursari –Lumajang dan diikuti oleh warga Desa Tempursari khususnya para petani kopi dan pisang, Sabtu (27/7/2019).

 

 

Penyuluhan dan Pelatihan yang dilakukan berbasis produk olahan pisang dan daun kopi yang bertempat di Balai Desa Tempursari –Lumajang.

BUAH Pisang merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap seperti serat, antioksidan dan vitamin. Selain itu kulit buah pisang juga memiliki kandungan gizi yang tidak kalah lengkapnya dari buah pisang, dimana kulit pisang banyak mengandung air, karbohidrat, dan serat yang tinggi, kalsium, protein, vitamin B, dan Vitamin C.

Di Desa Tempursari, keberadaan pisang dan kopi sangat melimpah sehingga sangat berpotensi untuk dijadikan berbagai produk olahan. Selama ini sebagian besar masyarakat Tempursari hanya mengolah buah kopi untuk dijual sedangkan daunnya tidak dimanfaatkan. Maka dari itu mahasiswa KKN 146 memberikan informasi kepada warga tentang pengolahan serta manfaat dari daun kopi, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kepala Desa Tempursari Bambang Adi Sutowo berharap agar penyuluhan dan pelatihan ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Tempursari. “Harapan saya dengan adanya kegiatan ini dapat dimanfaatkan dan diterapkan oleh masyarakat Tempursari, sehingga mampu  meningkatkan perekonomian warga”. Selain itu selama kegiatan pelatihan berlangsung peserta sangat antusias terhadap kegiatan ini, bahkan beberapa peserta ada yang meminta resep dan berencana untuk mempraktekannya secara langsung dirumah.

Tujuan diadakan Penyuluhan dan Pelatihan produk olahan pisang dan daun kopi ini yaitu guna meningkatkan kreatifitas warga yang ada di Desa Tempursari, sehingga akan menambah penghasilan. Setelah diadakan pelatihan ini, Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan diundang oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempursari untuk mengadakan Pelatihan produk olahan pisang dan daun kopi pada kegiatan AISYIYAH pada hari Minggu 28 Juli 2019.

Dengan diadakannya kegiatan pelatihan kewirausahaan ini respon masyarakat sangat positif, senang, dan antusias untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Beberapa ibu-ibu sebagai elemen masyarakat juga turut serta menginisiasi keberlanjutan program tersebut. Utamanya harapan dari pihak KKN 146 adalah produk ini dapat menjadi jembatan terbentuknya kreatifitas masyrakat untuk memberdayakan perekonomian dan memberikan lapangan pekerjaan baru sehingga munculnya stabilitas ekonomi yang lebih baik.(*)