Kejuaraan Bulutangkis Antar Media, TABLOIDJAWATIMUR.COM dan Majalah Fokus ke Grand Final

SURABAYA, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dua ganda  yang diturunkan tim TABLOIDJAWATIMUR. COM dalam Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2018 yang dihelat Bakti Olah Raga Djarum Foundation Zona Indonesia Timur di GOR Sudirman, Surabaya, Rabu (15/11/2018) hingga Kamis (16/11/2018),  akhirnya melaju ke grand final di Kudus, Jawa Tengah.

 

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Jawa Timur, Ketua PBSI Jawa Timur, legenda bulutangkis tunggal puteri Indonesia era 1980 – an yang mewakili Djarum Foundation, Ketua SIWO PWI Jawa Timur Erwin, Ketua Panitia Zona Indonesia Timur, Sidiq Prasetyo, dan juara 1, 2, 3 kelompok umur 45 tahun ke atas.

 

Danrem Bhaskara Jaya, menyerahkan medali kepada juara 1, 2, dan juara 3 bersama di kelompok usia 25 -35 tahun.

INI SETELAH di babak final, Kamis (16/11/2018) siang, pasangan Brio Dwi Agustino/Nico Aditya Ervando yang turun di kelompok umur 25 – 35 tahun, mengalahkan pasangan Hermansyah/Wawan dari JTV dengan skor 21 – 13 dan 21 – 18.

Sedangkan pasangan Indra Setya Budi/Rahmat  yang diturunkan TABLOIDJAWATIMUR. COM di kelompok usia 45 tahun ke atas, mengalahkan pasangan Hamid/Nur Kholik dari Tabloid Petisi dengan skor  21 – 18 dan 21 – 12.

Sementara, untuk kelompok usia 35 – 45 tahun, dimenangkan pasangan Anang Feri/Didik Aryanto dari Majalah Fokus. Di final, Anang/Didik mengalahkan pasangan Dimun/Farid Sundari dari Memorandum dengan skor 21 – 6 dan 21 – 13.

“Para pemenang di babak final ini, akan mewakili Zona Indonesia Timur untuk berlaga di grand final di Kudus, Jawa Tengah akhir bulan ini,” kata Ketua Panitia Zona Indonesia Timur, Sidiq Prasetyo.

Pasangan Indra Setya Budi/Rahmat dari TABLOIDJAWATIMUR. COM saat akan menghadapi pasangan Hartono/Imam dari Posmo/Jawa Pos di babak semi final.

Namun, sebelum berangkat ke Kudus, masih kata Sidiq, pihaknya akan mempersiapkan para atlit agar benar-benar siap tampil di grand final. Mereka akan dimasukan ke dalam kawah candradimuka untuk melakukan latihan bersama dengan pelatih yang sudah disiapkan. “Harapannya, agar di grand final nanti mereka benar-benar siap tampil dan akan meraih hasil yang bagus dan memuaskan,” kata Sidiq Prasetyo.

Sementara itu, pada babak final yang digelar Kamis (16/11/2018) siang, berlangsung meriah. Para suporter dari berbagai daerah pun berdatangan, termasuk suporter dari Koran Memo Kediri maupun dari Memorandum.

Bahkan, pertandingan final ini juga disaksikan Danrem Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Pemprov Jawa Timur Supratomo, Ketua PBSI Jawa Timur Widjanarko, legenda bulutangkis tunggal puteri Indonesia era 1980 – an Ivana Lie, Ketua SIWO PWI Jawa Timur Erwin, dan para undangan lainnya.

Menurut Tri Iksan, Panitia Pusat Turnamen Bulutangkis Antar Media 2018, konsep yang diusung tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. “Jika jatuh di tahun ganjil,  kejuaraan akan mempertandingkan nomor beregu. Sebaliknya, jika jatuh di tahun genap,  akan mempertandingkan nomor ganda perorangan,” katanya.

Dia menambahkan, mengacu jadwal itulah, perhelatan di musim 2018 ini,  mempertandingkan nomor perorangan ganda. “Untuk menjaga agar persaingan di antara para peserta berimbang, kategori nomor pertandingan dibagi menjadi tiga kelompok usia. Masing-masing kelompok umur (KU) 25 – 35 tahun, KU 35 – 45 tahun, serta 45 tahun ke atas,” terang Iksan.

Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh peserta juga menjalani babak penyisihan yang dibagi menjadi tiga zona sebelum melangkah ke putaran final.

Zona Barat yang meliputi media-media di kawasan barat Indonesia, seperti Sumatera, DKI Jakarta, Banten, serta Jawa Barat, memainkan babak penyisihan yang digelar di GOR Tanah Abang, Jakarta Pusat pada tanggal 7-9 November 2018.

Zona Tengah,  yang meliputi media-media di kawasan Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan, akan memainkan babak penyisihan di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, pada 23 – 24 November 2018.

Sedangkan Zona Timur, yang meliputi media-media di kawasan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, serta Papua memainkan babak penyisihan di GOR Sudirman, Surabaya, 14 – 15 November 2018. “Para pemenang dari masing-masing zona tersebut ditambah dengan satu pasangan runner-up terbaik akan dipertemukan di babak grand final,” jelas Tri Iksan. (mat)