Garasi Rp 350 Juta Dilahap Api

Petugas PMK Kabupaten Malang memadamkan sisa-sisa bara api di garasi yang terbakar.

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM –  Kebakaran hebat yang terjadi Kamis (06/08/2020) petang, sekira pukul 16.30 WIB, menggemparkan warga Jl. Hayan Wuruk, Desa Gondanglegi Wetan RT 4/RW 2 Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Garasi milik H. Ridwan (60), warga desa setempat, terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 350 juta.

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan, pada Kamis sore, sekitar pukul 17.30 WIB, petugas pemadam kebakaran (PMK) yang sedang berjaga, menerima telepon dari Ika Diana, warga Jl. Gajah Mada 3, RT 4/ RW 2 Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

“Kepada petugas jaga, dia melaporkan, telah terjadi kebakaran bangunan garasi milik H. Ridwan. Setelah mendapat laporan, Tim PMK, yang dipimpin Agus Sumaryono sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 17.35 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar),” kata Goly Karyanto, Sabtu  (08/08/2020) petang.

Sekitar pukul 18.00 WIB, tim pemadam tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan tindakan pemadaman.  Ternyata, api yang membakar garasi milik H. Ridwan cukup besar. Sebab, di dalam garasi banyak bahan yang mudah terbakar, termasuk kendaraan roda empat.

Untuk mempercepat proses pemadaman dan supaya api tidak menjalar kemana-mana, tim penolong mendatangkan 1 unit damkar milik PT. Pindad Turen, 1 unit milik PG Krebet Baru Bululawang, dan 1 unit tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

Setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya sekitar pukul 19.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Namun untuk mengantisipasi agar tak terjadi kebakaran susulan, petugas melakukan pembasahan.

“Butuh waktu untuk memadamkan api, karena api cukup besar. Namun dengan bantuan warga, ditambah dengan peralatan dan petugas yang sudah terampil, akhirnya api bisa dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran, sejauh ini masih dalam penyelidikan petugas berwenang,” kata Goly Karyanto.  (iko/mat)