TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Sejumlah 112 Guru TK A dan B Se Kepanjen mempraktekkan pembuatan cerita melalui Powerpoint

Dispendik Gelar Pelatihan Pembelajaran Digital Bagi Guru TK

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sejumlah 112 Guru TK A dan B Se Kepanjen mempraktekkan pembuatan cerita melalui Powerpoint. Tidak hanya itu, guru-guru yang sertifikasi ini juga dilatih Pembuatan Video Pembelajaran melalui aplikasi Android di Gedung PGRI Kepanjen Rabu (24/03/2021).

 

Pelatihan Media Pembelajaran Digital Guru TK di Gedung PGRI Kepanjen.

 

“KAMI ingin meningkatkan kompetensi guru-guru TK di Kepanjen dalam memanfaatkan media pembelajaran. Jadi diharapkan guru-guru TK ini terbiasa dengan teknologi digital sehingga pembelajaran menyenangkan,”ujar Ketua IGTKI Kepanjen, Nurul Aini.

Dijelaskan, Kegiatan hasil kolaborasi IGTKI dan Ikatan Kelompok Kerja Kepala TK (K3K) Kepanjen ini tidak hanya berlangsung satu hari, tapi akan dilanjutkan dengan tugas mandiri berupa pembuatan cerita power point dan video pembelajaran. Karya-karya mereka ini, lanjutnya, akan dievaluasi oleh pembimbing yang juga pemateri, Bambang Sumantri melalui Zoom Meeting.

Pelatihan media digital ini diharapkan pembelajaran menjadi efektif dan efisien.

“Dengan media digital ini, diharapkan siswa menjadi bersemangat dan gembira. Selain itu, bagi guru, diharapkan pembelajaran menjadi efektif dan efisien baik tenaga maupun waktu. Misalnya, guru hanya perlu menayangkan video untuk pembelajaran beberapa kelas. Tidak perlu berulang kali menerangkan. Guru hanya perlu tanya jawab saja,”ujar Bambang Sumantri Instruktur TK berlevel Nasional ini.

Bambang menambahkan Guru diharapkan terbiasa membuat video pembelajaran berbasis aplikasi android dan menguploadnya di google drive, dengan demikian guru hanya perlu membagikan link ke siswa nya jika ada halangan tatap muka di kelas.

“Terlebih di masa pandemi ini. Keberadaan media ini sangat diperlukan. Beberapa sekolah juga sudah ada yang menerapkan ini,”ujarnya.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas, Cecep Lili berharap guru-guru yang sudah mengikuti pelatihan bisa mengaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari. Lebih lanjut Cecep mengatakan diharapkan nanti lahir seorang content creator yang terkenal. (div/mat)