Cegah Corona, 423 Santri Lirboyo Pulang ke Malang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebanyak 423 santri Pondok Pesantren (PP) Lirboyo, Kediri, asal Kabupaten Malang yang menyebar di beberapa kecamatan, pulang ke daerahnya, Selasa (31/03/2020) siang. Sebelum pulang ke rumahnya, kesehatan mereka diperiksa Tim Covid 19 .   

 

Petugas kesehatan memeriksa suhu badan santri Lirboyo, Kediri yang baru turun dari bus di lingkungan Ponpes Hidayatul Mubtadiin, Turen, Kabupaten Malang.

 

ROMADLON Chotib, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, yang berlokasi di Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, menjelaskan, pada Selasa (31/03/2020) siang, pihaknya menerima limpahan 40 santri Lirboyo, Kediri. “Jumlah santri Lirboyo yang pulang ke Kabupaten Malang sekitar 423  orang, menyebar di Kecamatan Turen,  Sumberpucung, Gondanglegi, Bululawang, Pakis, Karangploso, dan Singosari,” katanya, Rabu (01/04/2020) siang.

KH. Romadhon Chotib.

Dia menjelaskan, dari 423  santri tersebut,  40 orang turun di PP Hidayatul Mubtadiin, Kecamatan Turen.  “Kami menerima limpahan santri yang pulang dari Lirboyo. Sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Malang, untuk menangani masalah ini, kita berkoordinasi dengan Tim Penanganan Covid 19 Kecamatan Turen, termasuk  MWC NU,” jelasnya.

Setiba di PP Hidayatul Mubtadiin, Turen, puluhan santri yang masih muda-muda ini tidak  langsung turun dari bus, tapi mereka tetap berada di atas kendaraan untuk menjalani penyemprotan disinfektan.

“Tidak hanya santrinya, barang bawaan dan busnya pun disemprot dengan cairan disinfektan. Setelah disemprot, baru boleh turun untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah, semuanya sehat dan bisa langsung pulang bersama orang tuanya,” kata Romadhon.

Meski dinyatakan sehat,  mereka tetap  harus mengisolasi mandiri dengan tetap berada di rumah dan selalu dalam pengawasan Tim Covid 19 Turen. “Semuanya sehat dan lolos, karena di Kediri mereka juga sudah diperiksa kesehatannya dan dapat surat keterangan sehat,” terang KH. Romadhon Chotib yang juga Penasehat Himpunan Alumni Santri Liboyo Kabupaten Malang (HIMASAL) ini.  (iko/mat)