Berangkat Kerja, Bapak Anak Tewas Disantap Motor

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Aris Mashudi (58) warga Desa Tegalrejo dan Bejo Suyitno (45), warga Desa Dawung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tewas dalam  kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Km 97-98 (Blitar – Surabaya), Kamis (12/07/2018).

 

Relawan PMI Kabupaten Malang melakukan evakuasi korban kecelakaan lalulintas di Pakisaji.

KANIT Laka Lantas Polres Malang, Iptu Yoyok Supandi membenarkan kejadian tragis yang mengakibatkan bapak dan anak meninggal dunia tersebut. “Benar mas, pukul 06.15 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan raya Kebonagung, Pakisaji, melibatkan dua kendaraan bermotor roda dua, dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian,” terangnya, Kamis (12/07/2018).

Awal kejadian, Aris dan Bejo yang merupakan tukang batu, berniat berangkat ke Kota Malang,  mengendarai sepeda motor Honda Revo N 2314 LK. Saat itu Aris membonceng Bejo.

Sesampai di lokasi kejadian, ada sepeda motor Honda Vario N 2316 HHG, yang dikendarai Deri Kurniadi (24), warga Jalan Pahlawan Usman, Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang yang melaju dari arah utara (Malang menuju Kepanjen).

“Sewaktu di lokasi kejadian, saudara Deri berusaha mendahului truk boks Mitsubishi N 8134 BC yang dikemudikan Tedi Muji Prasanto (25), warga Jalan Kauman Gang Niaga Kecamatan Singosari. Saat hendak mendahului truk yang melaju searah, dari arah depan ada kendaraan R2 yang dikemudikan korban,”jelas Kanit Lantas Polres Malang.

Karena jarak sudah terlalu dekat, Deri tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya, sehingga terjadi serempetan dengan motor yang dikendarai Aris.  Naas,  Aris dan Bejo akhirnya terpental ke jalan raya. ”Kedua korban menderita luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Untuk keperluan visum et repertum, kedua korban dievakuasi ke kamar jenasah RSSA,” terang Yoyok.Jasad kedua orang tukang kayu yang berasal dari Kesamben, Blitar tersebut segera dievakuasi relawan PMI Kabupaten Malang dan dilarikan ke IKF (Instalasi Kedokteran Forensik) RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang, menggunakan ambulance milik PMI. (diy)