Baznas Santuni 126 Lansia, 86 Yatim di Perumahan Cempaka Putih

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan santunan terhadap 86 anak yatim dan 126 lansia di Perumahan Cempaka Putih, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (31/05/2018). Ini sebagai wujud kepedulian kepada sesama makhluk sosial yang perlu berinteraksi dengan lingkungan.

 

Petugas Baznas Kota Malang menyerahkan santunan kepada anak yatim di Masjid Abdul Rohman, Perumahan Cempaka Putih.
Kepala Baznas Kota Malang, Dr. Fauzan Zenrif.

“KALI INI, kami sengaja memilih lokasi perumahan. Kami berharap, acara kami menjadi inspirasi membaurnya warga perumahan yang umumnya pendatang dengan warga asli setempat,” tutur Kepala Baznas Kota Malang, Dr. Fauzan Zenrif, di sela sela pembagian santunan di Masjid Abdul Rohman, Perumahan Cempaka Putih.

Ia berpendapat, warga perumahan datang dari berbagai wilayah. Tentunya, dengan karakter dan kebiasaan yang berbeda. Untuk itu, melalui kegiatan sosial ini, bisa menggugah masing- masing individu agar mempuyai kepedulian yang lebih kepada sesama.

Pelaksanaan pemberian santunan oleh Baznas Kota Malang di Masjid Abdul Rohman, Perumahan Cempaka Putih, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang.
Ketua Takmir Masjid Abdul Rohman, Perumahan Cempaka Putih, Fahrurozi

“Dengan kegiatan sosial, semoga dapat menginspirasi agar lebih bersatu lagi. Tidak ada kesenjangan, bahkan bisa saling mengisi antar individu. Biasanya, penghuni perumahan, perekonomiannya di atas rata – rata. Semoga bisa berkelanjutan dalam kepedulian sesama,” kata Dr. Fauzan Zenrif.

Pada kesempatan itu, Baznas memberikan santunan kepada 126 lansia dan 86 anak yatim. Jumlah tersebut merupakan target dari total 1.000 anak yatim dan 1.000 lansia yang berada di 9 kelurahan di Kota Malang.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Abdul Rohman, Fahrurozi mengaku senang dengan kedatangan Baznas. Ia berharap, bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami tentu menyambut dengan senang hati. Ini sangat membantu warga sekitar. Semoga warga di sini bisa melanjutkan kegiatan sosial yang sangat positif ini. Bahkan kami menginginkan untuk menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) binaan Baznas Kota Malang,” tuturnya. (ide)