TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Tim PMK Kabupaten Malang dan PT Bentoel bergotong royong memadamkan api yang membakar lahan bambu di lingkungan Perumahan Bumi Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (26/07/2021) siang, sekira pukul 15.15 WIB.

Bakar Sampah, Lahan Bambu di Karangploso Terbakar

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Dalam kondisi kemarau, cuaca panas, dan ditambah angin kencang seperti sekarang, sebaiknya hati-hati jika membakar sampah. Jika tidak, bakal terjadi kebakaran, seperti yang terjadi di sebuah lahan bambu di lingkungan Perumahan Bumi Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (26/07/2021) siang, sekira pukul 15.15 WIB.

 

Tim PMK Kabupaten Malang dan PT Bentoel bergotong royong memadamkan api yang membakar lahan bambu di lingkungan Perumahan Bumi Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (26/07/2021) siang, sekira pukul 15.15 WIB.

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan,  pada Senin siang, sekitar pukul 15.15 WIB, petugas jaga PMK Kabupaten Malang, menerima telepon dariKristin, warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso.

Petugas ikut mengawasi proses memadamkan api yang membakar lahan bambu di lingkungan Perumahan Bumi Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (26/07/2021) siang, sekira pukul 15.15 WIB.

Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada lahan bambu di lingkungan perumahan yang terbakar. “Setelah menerima  laporan, Tim PMK yang dipimpin Agus Sumaryono sebagai komandan regu lima, sekitar pukul 15.50 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Selain itu ada bantuan 1 unit damkar dari PMK PR Bentoel,” kata Goly Karyanto, Selasa (27/07/2021) pagi.

Tim damkar tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.45 WIB, kemudian langsung melakukan tindakan pemadaman. Dengan peralatan yang sudah siap, dan dibantu warga sekitar, Tim PMK melakukan tindakan penanggulangan, memadamkan api.  Tak butuh waktu, hanya sekitar 40 menit api sudah dapat dipadamkan. “Sekitar pukul 16.45 WIB api sudah dapat dijinakkan.  Tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini,” kata Goly Karyanto.

Soal penyebab kebakaran, menurut Goly Karyanto, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga api berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet ke lahan bambu (barongan).

“Kepada masyarakat, kami berpesan agar hati-hati dengan bahaya kebakaran. Lakukan antisipasi sebisa mungkin agar tak terjadi kebakaran. Apalagi dalam kondisi kemarau, cuaca panas, dan angin kencang seperti sekarang, sangat rentan terjadi kebakaran,” pesannya.  (bri/mat)