TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Petugas Polsek Lowokwaru mengevakuasi seorang mahasiswa yang akan bunuh diri di jembatan Jl. Soekarno Hatta, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Anggota Polsek Lowokwaru Gagalkan Upaya Bunuh Diri Mahasiswa

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Anggota Polsekta Lowokwaru berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri dengan cara melompat ke sungai dari atas jembatan Jl. Sukarno Hatta, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, tak jauh dari kampus Universitas Brawijaya (UB) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema), Rabu (01/09/2021).siang.

 

Petugas Polsek Lowokwaru mengevakuasi seorang mahasiswa yang akan bunuh diri di jembatan Jl. Soekarno Hatta, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

 

Pemuda yang hendak melompat ke sungai dari atas jembatan Jl. Sukarno Hatta, Lowokwaru, Kota Malang.

Plh KAPOLSEK LOWOKWARU, AKP Sutomo, menjelaskan, di sekitar jembatan Jl. Soekarno Hatta (suhat), ada seseorang yang gerak- geriknya mencurigakan. Kebetulan di sekitar lokasi, tepatnya di sisi selatan jembatan, persis di pertigaan jembatan Jl. Soekarno Hatta (depan pintu gerbang UB sisi utara)  ada petugas yang setiap hari berjaga dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melihat ada pemuda berbadan tambun namun tampak mencurigakan itu, petugas langsung mendatanginya. “Tenyata pemuda tersebut dalam keadaan setengah linglung. Selain itu ada upaya mau menyeburkan diri ke sungai (yang berada di bawah jembatan, dengan ketinggian sekitar 12 meter). Selanjutnya anggota Polantas dan Sabhara membawa pemuda tersebut ke Polsek,” terang AKP Sutomo.

Sungai dengan ketinggian kurang lebih 12 meter yang hendak dilompati korban.

AKP Sutomo menjelaskan, pihaknya  mencoba menggali pikiran pemuda yang linglung tersebut. Namun saat itu kondisi korban terlihat berat. “Setelah kami ajak komunikasi secara perlahan, akhirnya kami mengetahui ternyata dia warga Dau, Kabupaten Malang. Ia sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Malang,” katanya.

Setelah dilakukan komunikasi dengan pihak perguruan tinggi tempatnya kuliah, baru diketahui bahwa yang bersangkutan memang sedang banyak pikiran. “Pemuda ini sudah semester akhir namun tidak punya  laptop untuk mengerjakan tugas. Padahal dari kampus sudah menyarankan kalau ada tugas, bisa diselesaikan di kampus. Selain itu dia juga tak perlu bayar SPP,” terangnya.

Permasalahan lain yang dihadapi mahasiswa ini, masih kata Plh Kapolsek Lowokwaru, beberapa saat yang lalu orang tuanya meninggal dunia dan  kurang bisa mencari teman untuk curhat.  “Akhirnya kami beri beberapa penjelasan dan  memberikan dorongan semangat. Kepadanya kami sampaikan bahwa hidup  ini memang banyak tantangan dan permasalahan,” ujarnya.

Selanjutnya petugas Polsek Lowokwaru berkomunikasi dengan Polsek Dau serta menghubungi keluarganya. “Akhirnya, keluarganya datang menjemput mahasiswa tersebut dan selanjutnya dibawa pulang,” pungkasnya. (aji/mat)