95 % Lulusan SMK Belum Siap Kerja

*Disnaker Kabupaten Malang Latih 250 Siswa

 

MALANG, TABLOID JAWA TIMUR.COM – Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang handal dan profesional, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Jawa Timur memberikan pelatihan keterampilan bagi 250 siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di sebuah hotel di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (15/05/2018).

 

Kepala Dinas Tenagakerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, menandatangani berkas kerjasama.

PELATIHAN yang diselenggarakan Disnaker Kabupaten Malang bekerjasama dengan APINDO Provinsi Jawa Timur ini, dibuka Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna.

Menurut Bupati Malang, 95 persen lulusan SMK belum memiliki kesiapan terjun ke dunia kerja. “Dalam dunia kerja, tidak membutuhkan nilai akademik. Yang lebih dibutuhkan adalah kemampuan atau keterampilan kerja,” tuturnya.

Bupati menambahkan, pelatihan yang diadakan Disnaker Kabupaten  Malang ini adalah terobosan yang baik untuk menyiapkan siswa SMK menjadi tenaga kerja yang handal dan profesional. “Apalagi jika kegiatan ini melibatkan lembaga sertifikasi, nantinya siswa yang lulus bisa langsung bekerja,” jelas Rendra.

Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna mengalungkan tanda peserta pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja 2018 yang diselenggarakan Disnaker Kabupaten Malang.

Ketua Partai Nasdem Jawa Timur ini menambahkan, memang  ada kendala untuk memberikan pelatihan siswa SMK melalui kurikulum pendidikan, karena kewenangan pengelolaan SMK adalah ranah Dinas Pendidikan Provinsi. “Sebenarnya saya sudah mempersiapkan rancangan untuk SMK, tapi sekarang kewenangan pengelolaan SMK dan SMU menjadi kewenangan provinsi,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, selain skill dan kemampuan, juga diperlukan sikap dan kelakuan bekerja. “Dalam dunia kerja, working attitude sangat penting. Ini yang menjadi nilai plus bagi tenaga kerja. Bekerja dengan hati itu sangat penting,” paparnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo.

Sementara itu, menurut Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, pelatihan keterampilan kerja memang sengaja dikhususkan kepada siswa SMK. “Tujuan siswa sekolah di SMK adalah ketika lulus bisa langsung kerja. Berbeda dengan siswa SMU, orientasi mereka ketika lulus sekolah adalah melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,”jelas Yoyok.

Menurut Yoyok, dengan adanya pelatihan yang diberikan  Disnaker Kabupaten Malang ini, diharapkan nanti para siswa SMK ketika lulus sudah siap kerja. Mereka sudah siap, baik dari segi keterampilan maupun mental. “Ada beberapa materi pelatihan yang diberikan. Salah satunya tentang motivasi dan etos kerja,” terangnya.

Menurut Yoyok, pelatihan ini diikuti 250 siswa SMK. “Para siswa tersebut berasal dari 16 SMK yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” pungkas Yoyok Wardoyo. (diy)