6 Perangkat Pemilu di Kota Malang Jadi Korban Pesta Demokrasi

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebanyak 6 orang perangkat Pemilu di Kota Malang, Jawa Timur,  tahun 2019, menjadi korban. Mereka mengalami luka berat, luka ringan karena kecelakaan serta penyebab lainnya. Bahkan, satu orang satu orang meninggal dunia dan satu orang mencoba melakukan bunuh diri.

 

 

Ketua KPUD Kota Malang, M Zainudin.

HAL ITU diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Malang, Zainudin saat silaturahmi dengan Forkopimda Kota Malang di Aula Mapolresta Malang, Kamis (02/05/2019).

“Kami selalu update data terkait kondisi pelaksana Pemilu di lapangan, di setiap Kecamatan. Hingga saat ini, 6 orang mengalami gangguan kesehatan. Kami terus memonitor, mengupdate serta melaporkan kepada KPU pusat,” tuturnya, Kamis ( 02/05/2019).

Ia melanjutkan, gangguan yang dimaksudkan itu  berawal dari  kelelahan, tekanan pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran. Sehingga, kelelahan fisik dan tenaga yang drop, menjadi penyebab adanya para petugas yang sakit.

“Pemilu kali ini memang melelahkan. Ada 5 kartu pilihan yang dicoblos. Tentunya, konsekwensi di penghitungan serta pada tahapan proses yang lain. Jadi selain kelelahan fisik, juga lelah pikiran,” lanjut Zaenudin.

Disinggung santunan terhadap ahli waris serta bantuan terhadap yang sakit, Zainudin mengaku akan memberikan santunan. Namun jumlah dan bentuknya, masih akan dimusyawarahkan. “Karena memang belum ada petunjuk teknisnya. Karena itu, akan kami musyawarahkan dengan dinas terkait serta Pemkot Malang,” pungkasnya.  (ide)