TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata meresmikan Blackspot Therapy di kawasan Jl. Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

Sering Laka Lantas, Polisi Dirikan Blackspot Therapy di Jl. Kolonel Sugiono

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata meresmikan titik Blackspot Therapy di kawasan Jl. Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (17/05/2021), karena di titik ini sering terjadi kecelakaan.

 

Polisi dan relawan yang diterjunkan di titik Blackspot Therapy di kawasan Jl. Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

 

“DARI HASIL evaluasi, di titik ini sering terjadi kecelakan. Penyebabnya, selain bisa diawali adanya pelanggaran, ruas jalannya agak menikung dan ada gang. Untuk itu didirikan Blackspot Therapy sebagai pemantauan,” terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat peresmian.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata meresmikan Blackspot Therapy di kawasan Jl. Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

Di lokasi tersebut, lanjutnya, telah siap sejumlah personil dari satuan lalu lintas, serta dari para relawan. Diharapkan kehadiran mereka bisa menghimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas. “Sebab, Blackspot Therapy itu tidak hanya dilakukan karena Hari Raya Idul Fitri, namun untuk seterusnya,” ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, lalu lintas memang cukup ramai. Jalan utama antar kota itu dilalui beragam kendaraan, baik kendaraan besar maupun  kecil,  termasuk sepeda motor.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppy Anggi Khrisna menerangkan, adanya satuan lalu lintas dan beberapa relawan di Blackspot Therapy untuk memberikan himbauan para pengguna jalan. “Kami menyampaikan bahwa lokasi ini adalah blackspot area. Para petugas akan menghimbau pengguna jalan agar tidak terjadi kecelakaan,” terangnya.

Ia berharap, adanya sinergi dari berbagai satuan dan relawan, diharapkan bisa menjadikan masyarakat lebih tertib. “Semoga bisa lebih tertib dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Karena ada pantauan dan himbauan yang bisa dilakukan lewat pengeras suara,” pungkasnya.  (aji/mat)