Rizal Ramli: Capres Masih Tawarkan Menu Tahu dan Tempe

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Ekonom Dr Ir Rizal Ramli, MA mengungkapkan, hingga saat ini dirinya masih bebas diantara kedua Calon Presiden Republik Indonesia. Ia menginginkan penawaran lebih dari keduanya, terkait program ekonomi. Sehingga, bisa menjadi dasar dalam menentukan pilihan capresnya.

 

Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli, Sri Edi Swasono serta para Kyai yang hadir dalam Halaqoh Konsep Ekonomi Gus Dur.

 

Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli.

HAL ITU ia sampaikan saat Halaqoh Ekonomi, Membedah Konsep Ekonomi Gus Dur yang digelar Forum Pecinta Gus Dur dan kelompok Studi Ekonomi Islam CIES FEB UB, di Hotel Atria, Kamis (31/01/2019).

“Kedua calon, progam ekonominya masih seperti itu. Ibarat menu makanan, masih tahu dan tempe dan menggunakan kedelai impor. Saya menginginkan, ada menu lain untuk rakyat. Lauk lain seperti ikan, ayam, daging, dan dessert. Itu yang sedang kami dorong,” tuturnya, usai menghadiri diskusi Halaqoh Ekonomi FEB UB Malang.

Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli itu menyebut, dirinya memberikan pertanyaan untuk kedua capres, tentang cara menyelesaikan masalah ekonomi. Menurutnya, saat ini ekonomi Indonesia masih belum bangkit dan perlu diperbaiki lagi.

“Dari pertanyaan yang sama, baru kubu Prabowo yang memberikan jawaban. Sementara Pak Jokowi, belum memberikan jawaban sampai sekarang,” lanjutnya.

Ia bahkan menantang keduanya siapa yang betul-betul mau berdaulat pangan. Selain itu, bisa meningkatkan rata-rata kenaikan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen selama 5 tahun.

Diskusi konsep ekonomi Gus Dur diikuti banyak mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi, para Dosen serta para kiyai. Halaqoh sendiri, digelar CIES FEB UB Malang. Selain Rizal Ramli merupakan Menteri Ekonomi kabinet Gus Dur, pembicara lain, Sri Edi Swasono seorang Guru Besar Universitas Indonesia. (ide)