Dimohon Masyarakat Sholat Ied di Rumah Saja

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Loenardus H. Simarmata, yang sekaligus penanggung jawab kamtibmas di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, meminta dengan sangat agar masyarakat melaksanakan Sholat Idul Fitri 1441 H di rumah.

 

 

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Loenardus H. Simarmata, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, mengikuti Rapat Koordinasi dengan Forkopimda Prov Jatim.

HAL ITU ia sampaikan usai mengikuti video conference dengan Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Panglima Kodam V Brawijaya serta Forpimda Provinsi Jawa Timur, di Aula Mapolresta Malang Kota, kemarin.

“Hal penting yang disampaikan, masyarakat dimohon lagi sangat, agar melalukan sholat Idul Fitri  di rumah saja. Ini tentunya terkait dengan situasi saat ini. Jadi bahasanya, sangat humanis, mohon dengan sangat,” terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Loenardus H. Simarmata, Kamis (21/05/2020).

Ia melanjutkan, hal lain yang dibahas dalam video conference tersebut  termasuk pelaksanaan sidang ssbat yang akan dilakukan  Jumat (22/05/2020) untuk menentukan tanggal 1 Syawal 1441 H.

Apakah ada sanksi jika ada yang melakukan Sholat Ied di masjid  atau mushola  secara berjamaah? “Ya, bagaimana ya? Ini permohonan. Terkait sanksi, ya situasional saja. Pimpinan daerah Jawa Timur, memang memohon untuk sholat di rumah. Ini sekaligus pencabutan surat yang membolehkan sholat Ied secara berjamaah di masjid,” lanjut mantan Kapolres Batu ini.

Leo  berharap, kalau ternyata di masyarakat ada yang melaksanakan sholat ied di tempat ibadah, agar tetap dengan protokol kesehatan, yakni pysical distancing.

Komandan Kodim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson yang juga terlibat dalam rapat koordinasi tersebut menambahkan, prinsipnya yang dilakukan saat ini adalah menyelamatkan masyarakat.  “Kondisinya berbeda. Saat pandemi virus ini memang barus ada dukungan dan kerjasama masyarakat. Apapun itu, mulai takbir keliling, sholat ied dan halal bi halal, agar dilakukan dengan cara yang berbeda dari biasanya,” pintanya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, membuat surat kesepakatan bersama dengan Forkopimda, DMI, MUI,  dan beberapa organisasi lainnya untuk melaksanakan sholat ied di rumah bersama keluarga. “Hal lain, tidak mengadakan takbir keliling, melaksanakan silaturrahim tidak dari rumah ke rumah, tapi lewat online,” terangnya. (ide/mat)