Atlit Sepatu Roda Kota Malang, Targetkan Ulang Sukses Juara Umum

Reporter: edy master

Malang, Sebanyak 403 atlit dari 42 klub sepatu roda dari berbagi kota dan propinsi di Indonesia beradu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda antar klub, di lintasan depan Stasiun Kota Baru, Jl. Kertanegara, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu – Minggu (21 – 22/04).

 

Pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda antar klub, di lintasan depan Stasiun Kota Baru, Malang.

Kejuaraan tersebut memperebutkan Piala Wali Kota Malang Ke IX (Speed) dan Piala bergilir Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) Ke I (Freestyle), digelar sebagai agenda tahunan Porserosi Kota Malang, memperingati HUT Kota Malang ke 104, serta Dies Natalis Polinema Ke 36.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Malang, Tundung Subali Patma mengatakan, di tahun ini pesertanya mengalami peningkatan, dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini pesertanya mengalamai peningkatan, jika dibanding tahun sebelumnya. Total peserta ada 403 dari 42 klub. Selain dari pulau Jawa, klub perserta juga datang dari Sumatera dan Kalimantan,” tuturnya, di sela sela acara.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan ratusan medali, serta uang pembinaan sebesar Rp 15 juta. Hadiah tersebut ada di 58 mata lomba kelas standar, speed serta 13 nomor lomba di kelompok Feestyle. Untuk lanjutnya, sebagai tuan rumah, Kota Malang menurunkan atlet terbaiknya yang berasal dari beberapa klub mulai Klub Malang Inline Skate (MILS), Kagana, GSC, Lion, Silver Indonesia Kota Malang serta satu Klub Feestyle. Tentunya, predikat juara umum sebagaimana tahun sebelumnya, menjadi sasarannya.

“Di even sebelumnya, tahun 2017 lalu, MILS menjadi juara umum, semoga sekarang mampu mempertahankan juara tersebut,” harapnya optimis. Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas yang juga ketua harian Porserosi, Heriyanto Budiono Soemardi mengaku senang dengan jumlah peserta yang meningkat. Apalagi, gelaran tahun ini memperebutkan dua piala bergilir. Tak pelak, gelaran inipun mampu menyedot antusiasme para penonton. Sebab, peserta yang turun merupakan atlet andalan, yang sering turun dikejuaraan level nasional.

Sekjen Pengurus Besar (PB) Porserosi, Velix Wanggai, yang turut hadir, sangat mengapresiasi gelaran Kejurnas yang diperuntukkan perkembangan pembinaan teknik dan prestasi para atlet.

“Kejuaraan ini, proses dari pembinaan atlet dan juga aktualisasi seberapa tinggi para atlet bisa berprestasi. Saya kira, juga ada terobosan dari kejuaraan sepatu roda piala Walikota Malang ini.  Hal ini terbukti, tidak hanya kelas standar dan speed saja yang diperlombakan tetapi juga kelas freestyle,” bebernya.