Lembah Kera dan Bidadari Layak Jadi Destinasi Wisata Nasional

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM berharap agar  Kecamatan Pagak kelak memiliki spot wisata kelas nasional. Hal tersebut disampaikan usai melakukan kunjungan ke lima desa dalam rangkaian kegiatan Gema Desa di Kecamatan Pagak, Rabu (16/01/2019) pagi hingga sore.

 

Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM, mengunjungi wisata desa Lembah Kera di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur saat acara Gema Desa.

 

Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM, naik sepeda motor untuk mengunjungi sejumlah tempat pada acara Gema Desa di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

DARI KEGIATAN tersebut, Wabup Malang  yang didampingi istri, Hj. Anis Zaida serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, berkesempatan mengunjungi dua spot wisata desa, antara lain Lembah Bidadari di Desa Pandanrejo dan Lembah Kera di Desa Gampingan.

Dua tempat wisata ini memiliki keunggulan keindahan alam sebagai sektor yang layak jual ke wisatawan. Selain itu, Wabup Malang juga mengunjungi potensi lainnya yang mampu dikembangkan demi meningkatkan perekonomian masyarakat,  seperti home industri.

”Tempat wisata Lembah Bidadari dan Lembah Kera ini bisa terus dikembangkan sebagai tempat wisata yang kelak banyak dikunjungi wisatawan. Keduanya sebagai destinasi wisata yang beda dengan tempat wisata lainnya. Misal Lembah Kera bisa menjadi destinasi panjat tebing bagi para atlet dan pecinta alam,” harapnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang akan mendukung dengan cara mempromosikan dan mengembangkan dua destinasi wisata tersebut agar dapat menjadi destinasi wisata nasional. Misal, Lembah Kera menjadi ajang kejuaraan nasional panjat tebing.

Sebelumnya, Kabupaten Malang memiliki destinasi wisata nasional paralayang di Pantai Modangan sebagai sport turisme nasional yang terletak di Kecamatan Donomulyo.

”Pantai Modangan kini sudah dikenal sebagai landasan untuk event-event nasional. Bahkan saat ini sudah dipromosikan juga oleh pemerintah pusat sebagai destinasi paralayang nasional. Lembah Kera dan Bidadari juga harus demikian,  terus didukung dan dikembangkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung,  sehingga oleh pemerintah desa dilakukan penataan. Misal, jalan menuju ke lokasi Lembah Kera dapat lebih mudah,” tambah Sanusi.

Akses jalan menuju ke Lembah Kera dan Bidadari ditargetkan bisa semakin mudah. Pemkab Malang  akan melakukan pengkajian apakah bentuk dukungan yang bisa dilakukan oleh Pemkab Malang dalam mengembangkannya. Tak ketinggalan, dalam Gema Desa di dua destinasi wisata desa tersebut juga dilakukan penanaman pohon kembali bersama pemerintah desa dan masyarakat. (iko)