Biar Anak-anak Tak Bosan, Warga Jabung Diajari Buat Olahan Ikan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Upaya Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk meningkatkan gerakan makan ikan (gemarikan) terus dilakukan. Selain mengajak murid-murid SD makan ikan bersama-sama, juga melatih kaum perempuan di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang membuat olahan ikan, seperti yang dilakukan saat Bina Desa, Kamis (06/09/2018) siang.

 

Para wali murid SDN 3 Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur tengah mengikuti pelatihan pengolahan ikan yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Malang.

 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ir. Endang Retnowati.

PULUHAN kaum perempuan yang nota bene adalah wali murid SDN 3 Jabung mengikuti pelatihan pengolahan ikan yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Malang Bidang Pelayanan Usaha Perikanan di gedung SDN 3 Jabung.

Warga Jabung mengikuti pelatihan pengolahan ikan.

Ditemui di lokasi pelatihan, Kepala Bidang Pelayanan Usaha Perikanan, Heni Kusriani Andayani  yang mewakili Kepala Dinas Perikanan Ir. Endang Retnowati yang  sedang menyerahkan bantuan bibit dan pakan ikan kepada masyarakat di acara Bina Desa, menjelaskan, selain untuk  memenuhi gizi keluarga, pelatihan pengolahan ikan ini  juga diharapkan untuk pengembangan wira usaha.

“Jadi, pelatihan ini juga untuk memotivasi masyarakat untuk melakukan diversifikasi pengolahan perikanan, meningkatkan konsumsi ikan masyarakat,  serta meningkatkan kesehatan anak-anak. Siapa tahu,  setelah pelatihan ini, mereka bisa mengembangkan usaha. Karena mereka diajari cara membuat olahan ikan. Seperti membuat batagor dari ikan,” katanya.

Kepala Bidang Pelayanan Usaha Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Heni Kusriani Andayani.

Heni menambahkan, biasanya, anak-anak cepat bosan dan enggan makan ikan, karena ikan  hanya digoreng. Selain itu, jajanan di sekolah juga  belum tentu higienis, dan mengandung bahan-bahan kimia yang lain, sehingga mengkhawatirkan.

“Nah, untuk mencegah itu, agar tak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia, kita ajak ibu-ibu ini agar bisa mengolah ikan. Sebab, ikan ini gizinya tinggi. Kandungannya ada protein, omega 3,  kalsium, lemak, vitamin, dan mineral sehingga baik untuk perkembangan otak anak-anak,” terangnya.

Selain untuk  meningkatkan gizi keluarga,  dari pelatihan pengolahan ikan ini, juga bisa untuk mengembangkan usaha ibu-ibu. “Kita ada binaan kelompok-kelompok yang sudah bisa membuat olahan untuk pengembangan usahanya. Mereka diajari pengolahan ikan. Salah satunya, diajari membuat batagor dari ikan tuna, nuget, bakso dan sebagainya, ” katanya di sela-sela pelatihan.

Soal bahan baku ikan yang dipakai, ikan apa saja bisa dipakai, asal  mudah didapat di desa itu. “Bahan bakunya bisa lele, nila, tuna, dan sebagainya. Kita lihat potensi di daerah tersebut. Kalau potensinya ikan lele,  ya ikan lele yang dibuat makanan olahan,” kata Kepala  Bidang Pelayanan Usaha yang mengurusi seksi  pengembangan usaha, termasuk akases permodalan dan pelayanan untuk membuat tanda daftar usaha perikanan, seksi  pelayanan pengelolaan dan pemasaran iklan, serta seksi  pelayanan pengolahan hasil perikanan, terkait dengan pengendalian mutu ikan, dan pengolahan hasil perikanan

Sementara itu, sejumlah wali murid yang mengikuti pelatihan, mengaku senang dengan adanya pelatihan yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Malang ini. Bahkan mereka berharap ada pendampingan dan penyuluhan sehingga dapat lebih berkembang.

“Biasanya, kalau masak ikan, hanya saya bumbu kuning atau  digoreng. Tak pernah diolah jadi nuget atau batagor seperti sekarang,  karena tak pernah tahu caranya. Tapi setelah ada pelatihan ini, saya menjadi mengerti dan paham cara membuat makanan olahan ikan. Ternyata tidak sulit,” kata Ny. Satuk, warga  RT 7/RW 4 Dusun Tumpakrejo, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Ir. Endang Retnowati menjelaskan, setiap kali diadakan Bina Desa, pihaknya sering mengadakan kegiatan gemarikan dan pelatihan pengolahan ikan. “Seperti Bina Desa di Jabung kali ini, kami juga mengadakan gemarikan untuk para murid SDN 3 dan pelatihan pengolahan ikan untuk para wali murid,” katanya.  (mat)