13 April 2024

`

Unisma Santuni 1.500 Anak Yatim dan Fakir Miskin

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur, memberikan santunan kepada 1.500 anak yatim, fakir miskin, dan kaum duafa, dalam rangka Gebyar Muharram 1445 H di Masjid Ainul Yaqin, Jumat (28/07/2023) siang.

 

Ribuan anak yatim, fakir miskin, dan kaum duafa, bersama para pejabat Unisma saat menerima bantuan dalam rangka Gebyar Muharram 1445 H di Masjid Ainul Yaqin, Jumat (28/07/2023).

 

Sebagian anak yatimsaat menerima santunan dari pejabat Unisma dalam rangka Gebyar Muharram 1445 H di Masjid Ainul Yaqin, Jumat (28/07/2023).

RIBUAN anak yatim bersama pendampingnya datang menggunakan kendaraan umum dan kendaraan pribadi. Mereka diajak bersholawat, berdoa, kemudian diberi uang santunan dan bingkisan.

Rektor Unisma, Prof. Dr. Masykuri, mengatakan, bulan Muharrom adalah salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. “Semoga kegiatan ini membawa berkah untuk semuanya, utamanya bagi Unisma,” ucapnya.

Rektor juga menceritakan, bulan Muharram merupakan bulan mulia, karena banyak terjadi peristiwa bersejarah terjadi. Salah satunya selamatnya Nabi Ibrahim dari siksa Raja Namrud.

Wakil Rektor 1 Unisma, Prof. Junaidi Mistar, Ph.D, mengatakan, santunan anak yatim ini merupakan acara rutin tahunan. Dalam pelaksanaanya diintegrasikan dengan Dies Natalis Unisma. “Tahun ini ada 1.500 anak yatim, piatu, dan dhuafa yang kita undang melalui yayasan dan pondok pesantren yang ada di Malang Raya,” terangnya.

Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur, memberikan santunan kepada 1.500 anak yatim, fakir miskin, dan kaum duafa, Jumat (28/07/2023) dalam rangka Gebyar Muharram 1445 H di Masjid Ainul Yaqin.

Pihaknya berharap, dengan menggelar acara semacam ini, Unisma bisa berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan memberikan motivasi kepada mereka. “Kita doakan anak yatim agar mereka menjadi orang soleh, pintar, dan dapat  berkembang dengan bakat dan minat yang mereka miliki. Kita juga meminta doa dari anak yatim agar Unisma lebih berjaya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu penerima santunan, Agus Wahyuono merasa senang dengan santunan ini. “Saya sangat senang. Saya datang dengan teman-teman ke sini naik mikrolet. Alhamdulillah Unisma sudah mengajak saya ke sini dan diberikan amplop,” katanya. (div/mat)