25 April 2024

`

Ungkap Penyebab Kebakaran Laboratorium FTUB, Polisi Datangkan Tim Labfor

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kepolisian Kota Malang, akan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) terkait kebakaran di Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, Minggu (26/09/2021) malam. Hal itu dilakukan, untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Akibat kajadin itu, sejumlah perangkat penting laboratorium dan komputer terbakar.

 

Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto, memberikan keterangan

 

“MASIH dalam penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Untuk memastikan, kami akan mendatangkan Tim Labfor,” terang Kapolsek Lowokwaru, Kompol Suyoto, Senin (27/09/2021).

Ia menambahkan, beruntung dalam kejadian itu, tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan bisa mencapai miliaran rupiah. “Dalam peristiwa itu, tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun kerugian material diprediksi Rp 1 miliar,” lanjutnya.

Gedung Laboratorium Manufaktur Lantai II Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB), Malang, Jawa Timur.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat itu tiba- tiba di lantai 2 ada asap. Kemudian ada yang melapor ke Satpam dan diteruskan ke petugas.
Pemadaman awal dilakukan menggunakan afar. Namun selanjutnya mobil pemadam kebakaran.

Seperri diberitakan, Ruang Laboratorium Manufaktur Lantai II Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB), Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (26/09/2021) malam, sekitar pukul 21.50 WIB. Kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik ini tidak menimbulkan korban jiwa.

“Allhamdulillah, semuanya dikendalikan dengan baik. Tidak ada korban jiwa. Segala sesuatu yang berkaitan dengan yang bernyawa tidak ada,” kata Dekan FT UB, Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, Senin (27/9/2021),.

Prof Hadi menambahkan, kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut hanya peralatan laboratorium, seperti 3D printing dan sejumlah peralatan manufacturing. “Namun sampai sekarang kita masih belum memperkirakan berapa jumlah kerugian materiil. Sampai saat ini kita masih melakukan investigasi. kedepan kami ingin segera melakukan pemulihan gedung tersebut. Hal ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk kedepannya,” kata Prof Hadi.

Dekan FT UB, Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, Senin (27/9/2021), menjelaskan, kebakaran tersebut awalnya diketahui sejumlah mahasiswa yang sedang melintasi gedung. Kemudian mereka melapor ke satpam di sekitar lokasi. Pukul 22.00 WIB satpam setempat menghubungi petugas pemadam kebakaran. Pukul 22.10 WIB tiga mobil PMK datang di lokasi dan langsung melakukan pemadaman diringi dua mobil ambulance dan satu mobil dari PLN. Pukul 22.20 WIB api berhasil dipadamkan. (aji/div/mat)