16 Juni 2024

`

UM Kukuhkan 42 Adjunct Profesor

2 min read
“Adjunct Professor adalah jabatan kehormatan yang diberikan kepada seseorang dari institusi lain, khususnya dari luar negeri, yang memiliki peran penting dan kerja nyata dalam pendidikan, penelitian,  dan pengabdian kepada masyarakat selama jangka waktu tertentu.”

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur, mengukuhkan 42 adjunct professor, Kamis (29/09/2022) di Gedung Graha Cakrawala, dipimpin Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin. Mereka berasal dari berbagai negara yang memiliki peran penting dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat selama jangka waktu tertentu.

 

Sebagian para Adjunct Professor melakukan gladi bersih, Rabu (28/09/2022) di Graha Cakrawala UM, Jawa Timur.

 

DENGAN pengukuhan ini, UM secara keseluruhan memiliki 47 orang Adjunct Professor internasional. Mereka tersebar di 8 fakultas dan 1 Sekolah Pascasarjana. Para Adjunct ini berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Belanda, Turki, Austria, Jerman, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.

“Adjunct Professor adalah jabatan kehormatan yang diberikan kepada seseorang dari institusi lain, khususnya dari luar negeri, yang memiliki peran penting dan kerja nyata dalam pendidikan, penelitian,  dan pengabdian kepada masyarakat selama jangka waktu tertentu,” jelas Dr. Evi Eliyanah, Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI) UM, Rabu (28/09/2022).

Dr. Evi Eliyanah, Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI) UM menjelaskan, keterlibatan akademisi internasional dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi di UM ini untuk menguatkan sumber daya manusia dan peningkatan mutu layanan pendidikan yang diberikan oleh UM.

“Para Adjunct Professor ini sudah mulai terlibat dalam pengajaran, penelitian, dan publikasi bersama dosen dan mahasiswa UM. Kemudian kampus UM memiliki adjunct professor internasional sejak 2019. Saat ini sudah ada lima orang. Namun baru melakukan secara masif pada tahun ini, Total adjunct professor UM mencapai 47,” jelas Evi Eliyanah saat gladi bersih di Gedung Cakrawala UM, Rabu (28/09/2022) siang.

Selain itu, para Adjunct Professor ini juga memberikan input terkait strategi, perluasan,  dan penguatan percepatan internasionalisasi UM. Karena sebagai perguruan tinggi tidak bisa diam di Indonesia. Namun harus ada upaya mendapatkan kualitas pendidikan yang bertaraf internasional.

Dia menjelaskan, pengangkatan Adjunct Professor ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis UM ke- 68. “Sesuai visi UM, yaitu menjadi perguruan tinggi unggul dan rujukan pada bidang kependidikan, iptek, dan humaniora, pelibatan akademisi internasional dalam penyelenggaraan Tridarma PT di UM merupakan langkah strategis percepatan UM lepas landas menjadi perguruan tinggi yang berskala internasional,” jelasnya.  (div/mat)