25 Juli 2024

`

Uji Coba Satu Arah Didemo, Angkot Jalan Normal, Bahkan Disubsidi

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Uji coba satu arah yang dilakukan Pemerintah Kota  Malang di kawasan Kayutangan Heritage, Jl. Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/02/2023), langsung didemo para sopir angkutan kota (angkot). Ratusan sopir angkot yang beroperasi di 8 jalur, menggelar aksi di depan Balaikota Malang dan perempatan Jl. Basuki Rahmat.

 

Ratusan angkutan kota (angkot) diparkir di depan Balaikota Malang, Jawa Timur, memprotes uji coba jalur satu arah di kawasan Kayutangan Heritage, Jl. Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/02/2023) siang.

 

SEJUMLAH perwakilan sopir angkot yang melewati Kayutangan mulai jalur LDH, ADL, MK, AL, HA, MM, AH,  dan AT, yang demo,  ditemui langsung para pimpinan Pemerintahan Kota Malang. “Kami punya tanggung jawab moral atas suara rekan-rekan kami (sopir angkot). Pada intinya,  kebijakan satu arah monggo dijalankan. Tapi permintaan kami, untuk angkot  tolong dibuatkan jalur khusus,” terang Kholil, perwakilan spoor saat mediasi.

Ratusan angkutan kota (angkot) diparkir di perempatan Jl. Basuki Rahmat, depan BCA, memprotes uji coba jalur satu arah di kawasan Kayutangan Heritage, Jl. Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/02/2023) siang.

Pemkot Malang akhirnya memenuhi tuntutan para sopir angkot.  Khusus angkutan kota  tetap bisa beroperasi dua jalur seperti biasa, sesuai  trayek yang dimiliki.

Wali Kota Malang, Sutiaji yang  menemui para sopir  bersama  Kepala Dinas Perhubungan,  Widjaja Saleh Putra, menjelaskan,  angkutan kota tetap beroperasi seperti biasa. Pemberlakuan contra flow khusus angkot, dimulai Selasa (21/02/2023), dengan  dipasang rambu sosialisasi.

“Jadi contra flow mulai besok, Selasa (21/02/2023). Hari ini akan dilembur untuk pasang rambu-rambu. Intinya,  kami tetap berlakukan dua jalur bagi angkot, ” jelasnya.

Selain itu, lanjut Sutiaji, Pemkot Malang akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi para sopir angkot. Subsidi itu rencananya akan diberikan kepada para pelajar,  gratis menumpang angkot. “Kami juga akan memikirkan nasib angkot. Nanti insyallah pada Maret dan April,  akan kita beri subsidi BBM sebesar Rp 600 ribu selama dua bulan. Kami alokasikan Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar,” tegasnya.

Mendengar janji Wali Kota Malangi tersebut,  para sopir  kemudian membubarkan aksi dan meninggalkan kawasan bundaran Tugu secara tertib sambil menunggu janji wali kota.  (aji/mat)