18 Mei 2024

`

Tutup Mata dan Cuci Tangan Warnai Laga Solidaritas Tragedi Kanjuruhan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Laga solidaritas digelar Jurnalis Malang Raya (JMR) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (21/10/2022) sore. Laga tersebut sebagai bentuk duka mendalam atas meninggalnya 134 Aremania dalam tragedi Kanjuruhan Malang, Sabtu (01/10/2022) malam.

 

Jurnalis Malang Raya (JMR) menggelar spanduk saat laga solidaritas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (21/10/2022) sore.

 

Jurnalis Malang Raya (JMR) melakukan tutup mata dengan kain hitam saat menggelar laga solidaritas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (21/10/2022) sore.

DALAM laga ini, mereka menggelar sejumlah aksi. Diantaranya, aksi tutup mata dan cuci tangan.

Perwakilan JMR Football, Tutus Sugiarto, mengatakan, aksi tutup mata dan cuci tangan tersebut sebagai bentuk sindiran kepada siapa pun yang seharusnya bertanggungjawab atas tragedi kemanusiaan Kanjuruhan Malang.

“Di sini,  kami menyindir beberapa pihak yang nenurut kami pura-pura tidak melihat apa yang terjadi. Cuci tangan ini sebagai bentuk mereka pura-pura tak tersangkut dalam persoalan ini,” ujar Tutus, Jumat (21/10/2022).

Jurnalis Malang Raya (JMR) melakukan tutup mata dengan kain hitam saat menggelar laga solidaritas di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (21/10/2022) sore.

Di sisi lain, aksi amal yang dilakukan JMR Football ini nantinya akan disalurkan kepada korban tragedi Kanjuruhan. Penyaluran hasil amal tersebut bakal ditujukan khususnya kepada korban luka-luka yang belum tersentuh bantuan. “Kita akan koordinasikan, idealnya diberikan kepada korban atau melalui pihak lain, seperti Arema FC. Ini kan komunitas, gak bisa diputuskan satu pihak,” tuturnya.

JMR juga akan fokus terhadap usut tuntas tragedi Kanjuruhan Malang. Dalam hal ini, mereka ikut mengawal proses tim pencari fakta maupun kelembagaan lain, seperti KontraS yang selama ini fokus untuk mencari keadilan. (div/mat)