25 April 2024

`

Tim Teknik Informatika ITN Dinobatkan Jadi Best Attacker

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Tim Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, dinobatkan menjadi best attacker divisi keamanan siber pada pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2023 tingkat nasional di Universitas Brawijaya, 22-26 September 2023.

 

Inilah para pemenang Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2023 tingkat nasional di Universitas Brawijaya, 22-26 September 2023.

 

TIM TERDIRI dari tiga mahasiswa informatika S-1 ITN Malang, Dimas Fariski Setyawan Putra, Agil Syahlani Wahab, dan Michael Hendra Nata. “Kita berhasil menyerang tim lainnya, poinnya lebih tinggi dari tim lainnya. Kita diberi aplikasi soal. Di setiap aplikasi itu kita diminta membobol sistem aplikasi kita sendiri dulu. Setelah berhasil kita lakukan defence keamanan, lalu kita serang tim lain. Jadi semacam tawuran dalam cyber,” jelas Dimas Fariski Setyawan Putra.

Dosen pembing dan anggota Tim Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, dinobatkan menjadi best attacker divisi keamanan siber pada pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2023 tingkat nasional di Universitas Brawijaya, 22-26 September 2023.

Dia menambahkan, gemastik bidang cyber security keamanan jaringan diikuti 200-an tim dari seluruh Indonesia untuk sesi kualifikasi. Kemudian pada sesi final, hanya menyisakan 20 tim. Kualifikasi dilakukan secara online, sementara finalnya berlangsung di UB “Persiapan kami sekitar 1 bulan lebih. Tiap minggu kita latihan. Untungnya dosen pembimbing kita sangat support, memberi semangat, tempat, konsumsi, dan saran. Saat final kami tegang,” tegasnya

Melalui kompetisi ini Dimas Fariski Setyawan Putra mengaku mendapatkan banyak manfaat. Salah satunya mengetahui animo kondisi final. Selain itu, lomba seperti ini juga bisa berguna untuk dunia nyata, misalnya saat memproteksi serangan di dalam website.

Sebelumnya, Dimas dan tim juga sempat membuat komunitas baru di ITN bernama Parliament of Night. Tujuannya, belajar menyambut ajang Gemastik. Aktivitasnya, belajar cara aware dengan cyber security, cara menyerang, dan bertahan dalam dunia cyber.

“Ke depan kami harap lebih banyak yang tertarik dengan cyber security, karena di Indonesia masih kurang. Untuk kita yang ikut pertama ikut di kampus, kita lolos di final karena memang jarang di kampus lain. Ini poin yang memang jarang. Harapan untuk adik tingkat, ikut komunitas,” harapnya.

Dosen pembimbing tim, F.X. Ari Wibisono, ST, M.Kom, mengapresiasi kinerja terbaik anak didiknya. Menurutnya, raihan best attacker ini membuat ITN semakin diperhitungkan. “Informatika ITN benar -benar diperhitungkan dengan raihan ini. Kedepannya kami terus mengupayakan adanya komunitas untuk regenerasi dari tim ini,” katanya. (div/mat)