25 Februari 2024

`

Terkait Pemilu 2024, UM Sampaikan 5 Seruan Kepada Pemerintah

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Civitas Akademika UM (Universitas Negeri Malang), Jawa Timur, menyerukan kepada pemerintah untuk menjaga dan merawat cita-cita proklamasi dan reformasi Indonesia. Seruan yang dibacakan Prof. Dr. Hari Wahyono, M.Pd, ini dipusatkan di halaman Graha Rektorat UM, Senin (05/02/2024) siang, pukul 12.00 WIB, dan disetujui Rektor UM, Prof. Dr. Harioyono, M.Pd. 

 

Civitas Akademika UM (Universitas Negeri Malang), Jawa Timur, usai membacakan lima seruan kepada pemerintah terkait Pemilu 2024, di halaman Graha Rektorat UM, Senin (05/02/2024) siang, pukul 12.00 WIB.

 

Guru Besar Bidang Pendidikan Ekonomi FEB UM (Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negeri Malang), Prof. Dr. Hari Wahyono, M.Pd, memberikan penjelasan kepada wartawan usai membacakan lima seruan kepada pemerintah terkait Pemilu 2024, di halaman Graha Rektorat UM, Senin (05/02/2024) siang, pukul 12.00 WIB.

MENURUT Prof. Dr. Hari Wahyono, M.Pd, seruan ini murni berangkat dari keresahan dan kepedulian civitas akademika UM. “Bukan berarti mendukung salah satu pasangan calon, tetapi untuk menjaga pemilu agar dilaksanakan secara jujur, adil, dan berintegritas.  Seruan ini adalah bentuk dari kepedulian kita terhadap kondisi politik di Indonesia yang saat ini mungkin sedang kurang baik. Teman-teman tentunya sudah tahu melalui media sosial,” katanya.

Guru Besar Bidang Pendidikan Ekonomi FEB UM (Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negeri Malang) ini menjelaskan, ada lima butir seruan yang ditujukan kepada pemerintah, dalam hal ini tertuju kepada Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo.

Pertama, permohonan bersikap lugas dan bertindak konsisten untuk menegakkan sendi kehidupan bernegara yang demokratis, beradab, bermartabat, dan berkeadilan substansial, melampaui sekadar proses demokrasi formal dan prosedural. Kedua, permohonan untuk mengembalikan kepercayaan sebagai pemegang kekuasan yang selalu berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 demi keutuhan bangsa dan keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Guru Besar Bidang Pendidikan Ekonomi FEB UM (Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negeri Malang), Prof. Dr. Hari Wahyono, M.Pd, membacakan lima seruan kepada pemerintah terkait Pemilu 2024, di halaman Graha Rektorat UM, Senin (05/02/2024) siang, pukul 12.00 WIB.

Ketiga, permohonan agar presiden menunjukkan sikap kenegarawanan dengan berdiri di atas semua golongan dan menjauhkan diri dari sikap partisan dalam Pemilu 2024 serta perilaku nepotisme dan oligarki dalam menyelenggarakan pemerintahan. Keempat, permohonan agar presiden menjadi pelopor netralitas aparatur negara (ASN, TNI, dan POLRI) dan menghentikan segala upaya yang mendukung dan memihak untuk pemenangan salah satu pasangan capres/cawapres.
Kelima, permohonan agar presiden mampu menjadi panutan perilaku berakhlak mulia dan menjauhkan diri dari perilaku tidak terpuji dalam mengelola pemerintahan, termasuk dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024.

Kelima seruan ini diharapkan menjadi perhatian kepala negara agar Indonesia menjadi negara yang adil, berdaulat, dan maju. Prof. Hari juga menegaskan, seruan ini bukan tuntutan untuk presiden.  “Ini sebenarnya lebih kepada seruan. Dalam konteks ini bukan tuntutan. Kita berharap bisa menggugah pemerintah, khususnya mengetuk hati Presiden Joko Widodo untuk bisa memperhatikan seruan itu, bukan tuntutan yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Prof. Hari Wahyono menjelaskan, tidak ada keberpihakan UM terhadap pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2024. (Seruan) ini murni dilakukan untuk kebaikan negara Republik Indonesia. “Kita tidak memihak pada salah satu paslon. Ini murni seruan untuk perbaikan jalannya reformasi kita,” tegasnya. (div/mat)