18 Mei 2024

`

Tempat Penggorengan Keripik Singkong Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah bangunan tempat penggorengan keripik singkong di Dusun Watudakon RT 005/RW 006 Gang Manggis, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Sabtu (17/06/2023) siang, sekitar pukul 12.15 WIB. Tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta.

 

Petugas damkar Kabupaten Malang, menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar tempat penggorengan keripik singkong di Dusun Watudakon RT 005/RW 006 Gang Manggis, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/06/2023) siang, sekitar pukul 12.15 WIB.

 

Firmando H Matondang

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menjelaskan, sekitar pukul 12.25 WIB, Dedi, warga di sekitar kejadian, menghubungi petugas jaga damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada tempat penggorengan keripik singkong yang terbakar.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Setyo Adhi Prastowo sebagai Komandan Regu 1, sekitar pukul 12.30 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, 1 ambulance, 8 relawan RedKar, Tagana, dan PMI.

Petugas damkar Kabupaten Malang, menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar tempat penggorengan keripik singkong di Dusun Watudakon RT 005/RW 006 Gang Manggis, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/06/2023) siang, sekitar pukul 12.15 WIB.

Setelah tiba di lokasi kebakaran, Tim Damkar dibantu sejumlah warga, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan bantuan warga sekitar, petugas menyemprotkan air untuk memadamkan api. Karena api tak begitu besar, sehingga dalam waktu sekejap sudah berhasil dipadamkan. “Sekitar pukul 12.55 WIB api sudah berhasil dipadamkan,” kata Firmando.

Mando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga api berasal dari tungku pembakaran. Akibat kejadian ini, pemilik pengalami kerugian sekitar Rp 75 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)