TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Inilah atlet taekwondo UMM yang menyabet sejumlah medali dalam kejuaraan yang diselenggarakan secara daring oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara.

Taekwondo UMM Borong Medali di Kompetisi Internasional

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Atlet Taekwondo Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  berhasil memborong sejumlah medali di Kejuaran Online Indonesia International Biho President Cup 2021, belum lama ini. Dalam lomba yang dilaksanakan  Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara itu, Tim UMM menyabet satu medali emas, satu perak, dan lima medali perunggu di berbagai kategori.

 

Inilah atlet taekwondo UMM yang menyabet sejumlah medali dalam kejuaraan yang diselenggarakan secara daring oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara.

 

KOMPETISI yang dilaksanakan secara daring pada 7,10 dan 11 tersebut diikuti sebanyak 1.568 atlet dari 13 negara.

Sintia Rahmah, salah satu atlet UMM yang meraih emas menuturkan, pandemi  COVID-19 yang datang awal tahun 2020 lalu, membuat latihan dan kompetisi berubah. Dulu, lomba taekwondo dilaksanakan secara luring. Namun, belakangan harus beralih format menjadi daring.

Inilah atlet taekwondo UMM yang menyabet sejumlah medali dalam kejuaraan yang diselenggarakan secara daring oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara.

Hal itu membuat Sintia yang biasa mengikuti lomba berbasis pertarungan harus membiasakan diri berlatih di aspek seni. “Tidak mudah untuk mengubah gaya permainan. Saya biasa melakukan kyourugi atau pertarungan. Saat diminta mengikuti lomba berbasis poomsae atau kesenian, saya mau tidak mau harus menyesuaikan diri agar mampu tampil maksimal,” jelasnya, kemarin.

Kesulitan yang dihadapi adalah saat  mencari jadwal latihan. Apalagi ada beberapa anggota tim yang tidak berada di Malang. “Ada satu anggota yang tidak bisa berlatih di Malang. Jadi mau tidak mau, ia datang saat pengambilan video saja agar bisa  ikut lomba,” terang anak kedua dari tiga bersaudara itu.

Meski begitu, mahasiswa Ilmu Hukum UMM ini merasa bersyukur, karena kompetisi internasional itu berdekatan dengan agenda ujian kenaikan sabuk Taekwondo. Jadi mereka bisa berlatih bersama agar bisa lulus sekaligus menyiapkan diri dalam perlombaan international tersebut.

Sementara itu, Fira Eka Permatasari, atlet Taekwondo UMM yang meraih perunggu mengungkapkan, ia tidak menyangka bisa menjadi salah satu yang meraih medali. Menurutnya, semua kemenangan yang diraih merupakan hasil dari kerja keras dan doa yang tak pernah putus.

“Dengan kemenangan ini, saya berharap agar teman-teman lain mampu berprestasi di berbagai kejuaraan. Meski kebanyakan masih dilaksanakan secara online, namun itu juga bagian dari prestasi demi mengharumkan nama UMM,” terang mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab ini.

Selain Sintia yang mendapat emas dan Fira dengan raihan perunggunya, Taekwondo UMM juga telah memenangkan beberapa medali lain. Ada Nisrina Hannabil Aqilla yang menyabet perak. Sementara Galih Pradipta Rahmandani, Abdul Aziz Sabillah, Adinda Sefira Nabila, serta Ichan Aulia sukses menyumbang perunggu. (div/mat)