20 Juli 2024

`

Tabung LPG Ngowos, Kantor Ekspedisi Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kantor ekspedisi NCS di Jl. Kapi Sraba Raya, Perumahan Sawojajar 2, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Senin (13/02/2023) malam, sekitar pukul 23.15 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

 

Petugas damkar memeriksa kantor ekspedisi NCS di Jl. Kapi Sraba Raya, Perumahan Sawojajar 2, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terbakar Senin (13/02/2023) malam, sekitar pukul 23.15 WIB.

NAMUN pemilik ekspedisi, Isya Chrisna Andri Susilo (48), warga Jln. Selat Sunda VI/D6-75 RT/RW 011/011 Keluarahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang,  Kota Malang,  mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

Firmando H Matondang.

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan,  pada Rabu malam, sekitar pukul 23.15 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Indra, warga Jl. Kapi Sraba, Perumahan Sawojajar 2, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada kebakaran yang menimpa kantor ekspedisi.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 23.20 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, 7 relawan Redkar, dan 1 ambulance.

Petugas damkar menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar kantor ekspedisi NCS di Jl. Kapi Sraba Raya, Perumahan Sawojajar 2, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/02/2023) malam, sekitar pukul 23.15 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. “Tak butuh waktu lama untuk memadamkan api. Sekitar pukul 23.35 WIB api sudah berhasil dijinakan,” terang Firmando, Selasa (14/02/2023) siang.

Firmando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena kebocoran gas LPG yang tersulut  aliran listrik pada lampu. “Kerugian sekitar Rp 15 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)