20 Mei 2024

`

Tabung Elpiji Ngowos, Rumah Warga Kepanjen Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Rumah milik Tanto, warga Kelurahan Ardirejo RT 03/RW 01, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (22/10/2023) pagi, sekitar pukul 07.20 WIB. Tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat warga sekitar dan pemilik rumah panik.

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air, untuk memdamkan api yang membakar rumah Tanto di Kelurahan Ardirejo RT 03/RW 01, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (22/10/2023) pagi, sekitar pukul 07.20 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.14 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Rudi, warga di sekitar kebakaran. Kepada petugas jaga damkar, dia mengabarkan ada rumah di Kelurahan Ardirejo RT 03/ RW 01, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang yang terbakar.

Atap rumah Tanto rusak parah setelah rumahnya di Kelurahan Ardirejo RT 03/RW 01, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (22/10/2023) pagi, sekitar pukul 07.20 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Angga Krisnanto sebagai Komandan Regu 2, sekitar pukul 07.14 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 1 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, dan sejumlah relawan RedKar.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 07.20 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tak butuh waktu lama bagi petugas dan warga memadamkan api. “Sekitar pukul 07.45 WIB api berhasil dijinakkan,” kata Firmando, Minggu (22/10/2023) sore setelah kejadian.

Namun tak urung api yang diduga akibat tabung elpiji 3 kg itu menimbulkan kepanikan warga sekitar. Tapi berkat kesigapan petugas damkar, dibantu warga sekitar, sehingga api cepat dipadamkan dan tak menjalar kemana-mana, sehingga tak menimbulkan kerugian berarti. Pemilik hanya mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena tabung elpiji 3 kg. “Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)