18 Mei 2024

`

Sudah Saatnya Relawan Dapat Perlindungan Asuransi

2 min read

MAGETAN, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Masalah jaminan kesehatan dan jiwa para relawan menjadi salah satu bahasan penting dalam Sarasehan Penanggulangan Bencana yang diadakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, di Lapangan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Sabtu (23/09/2023).

 

Peserta Sarasehan Penanggulangan Bencana yang diadakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, di Lapangan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, menyimak materi yang disampaikan narasumber, Sabtu (23/09/2023).

 

DALAM sarasehan itu terungkap pentingnya asuransi atau jaminan bagi para relawan., terutama saat terjun ke daerah bencana.

Peserta Sarasehan Penanggulangan Bencana yang diadakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, di Lapangan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, menyimak materi yang disampaikan narasumber, Sabtu (23/09/2023).

Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pangarso Suryotomo, mengatakan, idealnya asuransi tidak hanya pada relawan, tapi juga untuk keluarga yang ditinggalkan saat bertugas.  “Misalnya ada relawan yang sakit saat ikut penanggulangan bencana, ada biaya pengganti untuk keluarganya. Demikian pula jika ada relawan yang meninggal, ada semacam beasiswa bagi anaknya agar bisa menyelesaikan pendidikan hingga sarjana,” katanya.

Papang —panggilan Pangarso Suryotomo— juga mengungkapkan, menjadi relawan itu bukan untuk mencari prestasi, tapi beramal buat masyarakat. “Kalau di lokasi bencana jangan cari prestasi, tapi bagian dari amal sebagai umat beragama,” katanya.

Soal asuransi ini juga telah dibahas dengan Komisi E DPRD Jatim yang juga mitra BPBD Jatim.  Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan, asuransi bagi relawan sangat urgent. Pasalnya, jika terjadi apa-apa di daerah bencana mereka bisa tercover.  “Ide dari dewan ini baik, tapi kami akan memastikan dulu siapa yang akan menerimanya agar benar-benar tepat sasaran,” kata Gatot Soebroto.

Hadir dalam Sarasehan Penanggulangan Bencana di Lapangan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Sabtu (23/09/2023) itu, Kepala Bakorwil Madiun, Heru Wahono Santoso, beberapa pejabat BPBD Jatim, BPBD berbagai daerah, dan anggota DPR RI Komisi VII, Ina Ammania, yang menjadi partner BNPB. Kunjungannya ini untuk menjalankan fungsi legislatif, yakni pengawasan. “Tanpa diundang pun saya akan hadir untuk melihat apa yang dibutuhkan dan ditingkatkan dalam penanggulangan bencana,” katanya. (bri/mat)