16 Juni 2024

`

STIE Malang Kucecwara Gelar Penjaringan Gagasan Sekolah Kepemimpinan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malang Kucecwara, Jawa Timur, menggelar penjaringan gagasan sekolah kepemimpinan sebagai tindak lanjut Program Indonesian Higher Education Leadership (iHiLead) fase 3, Rabu – Kamis (14 15 /12/2022) di kampus setempat.

 

Para peserta penjaringan gagasan sekolah kepemimpinan sebagai tindak lanjut Program Indonesian Higher Education Leadership (iHiLead) fase 3, Rabu – Kamis (14 15 /12/2022) di kampus setempat.

 

KETUA STIE Malangkucecwara (ABM), Drs. Bunyamin, MM, PhD, menjelaskan, IHiLead merupakan upaya kolektif yang disponsori Erasmus + dan diikuti 7 universitas di Indonesia, 3 universitas di Eropa, dan didukung  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Tujuannya, membangun sekolah kepemimpinan pada 2021 hingga 2024.

Ketua STIE Malangkucecwara (ABM), Drs Bunyamin MM PhD.

“Program ini dilatarbelakangi  munculnya tantangan kepemimpinan di berbagai universitas. Karena universitas kerap menghadapi ketimpangan antara tantangan sistem pendidikan tinggi dengan ketersediaan dukungan finansial serta kebutuhan operasional perguruan tinggi yang kurang memadai,” jelasnya, Kamis (15/12/2022) siang.

“Salah satu upaya mengatasinya adalah fokus pada pengembangan kapasitas pemimpin di berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” tegas Bunyamin.

Ketua Kantor Urusan Internasional STIE Malang Kucecwara, Ir. Dwi Aryani, Ph.D.

Program tersebut merupakan konsorsium dari tujuh perguruan tinggi di Indonesia. Meliputi, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Padjadjaran (Unpad), President University, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Negeri Semarang (Unnes), serta STIE Malang Kucecwara. “Dengan adanya project ini,  diharapkan mampu memiliki national impact (berdampak secara nasional) untuk para pemimpin di perguruan tinggi,” harapnya.

Sementara, Ketua Kantor Urusan Internasional STIE Malang Kucecwara, Ir. Dwi Aryani, Ph.D, menjelaskan, ini merupakan suatu project yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan leadrship bagi pemimpin di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2021 hingga nanti 2024. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari piloting project , dimana fase satu di UII, fase dua di Unpad, dan fase tiga  di UB dan di STIE Malang Kucecwara,” tutur dosen manajemen tersebut.

Kegiatan tersebut diikuti 44 orang,  terdiri dari 14 orang perwakilan perguruan tinggi anggota iHiLead yang akan mendapatkan pelatihan leadership, serta 30 orang yang menjadi konsorsium dan pemimpin.   (div/mat)